Keberhasilan Islam Sepanjang Zaman

gomuslim.co.id - Memasuki tahun ajaran 2020/2021, madrasah menggunakan kurikulum Pendidikan Agama Islam atau AP dan Bahasa Arab yang terbaru. Kurikulum tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Agama atau KMA 183 tahun 2019. 

Sebagai tindak lanjut KMA 183 tahun 2019, madrasah akan menggunakan buku yang sebelumnya telah dinilai Tim Penilai Puslibang Lektur dan Khazanah Keagamaan.

Sebanyak 155 buku telah disiapkan, termasuk untuk PAI, akan menjadi instrument kemajuan serta mempererat kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satunya adalah meletakkan materi sejarah khilafah, jihad dan moderasi beragama secara korelatif dalam berbagai bentuk perjuangan Islam.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK Madrasah Kemenag Ahmad Umar mengatakan “materi sejarah khilafah, jihad dan moderasi beragama dalam buku ini disajikan secara integratif, sehingga siswa MI, MTS hingga MA dapat memperoleh literasi yang luas atas keserasian tiga materi itu dalam perkembangan peradaban Islam”. Beliau menganggap perbaikan substansi materi pelajaran ini disesuaikan dengan perkembangan kehidupan masyarakat terkini.

Islam Disesuaikan Dengan Zaman?

Sangat miris melihat kondisi pendidikan Islam di negeri mayoritas muslim saat ini. Pelajaran agama Islam malah tersingkirkan dari kurikulum pendidikan. Pelajaran Agama Islam harus disesuaikan dengan kondisi sekarang ini, artinya Islam harus sesuai dengan zaman.

Kemenag ingin mengubah materi pelajaran agama Islam agar dapat disesuaikan dengan perkembangan kehidupan masyarakat terkini. Sehingga beberapa materi dalam kurikulum harus ditiadakan. Antara lain materi tentang pembelajaran khilafah haruslah disajikan dalam sudut pandang sejarahnya saja melalui prespektif moderasi bukan sudut pandang secara fikihnya.

Pemerintah melalui Kemenag ingin merubah pemikiran generasi muda tentang khilafah. Bahwa khilafah pernah ada dari sejarahnya saja sehingga generasi muda tidak menjadikan kewajiban menegakkan kembali sistem khilafah ini. Opini tersebut jelas bertentangan dengan hadis riwayat Ahmad.

Kemenag sebagai instisuti Negara yang seharusnya mengurusi dan menjaga eksistensi islam secara utuh, namun hal ini tidak dapat dilakukannya. Melalui kurikulum pendidikan kemenag telah mendeskriditkan ajaran Islam secara sistematis.

Keberhasilan Islam Sepanjang Zaman

Dibawah sistem khilafah umat muslim menjadi umat terkemuka dalam peradabannya (tercatat dalam tinta emas para sejarawan yang jujur dan objektif. Bukti jelas pada penemuan sains dan teknologi di era kekhilafahan.

Dalam mempelajari Islam dari sudut pandang sejarah, maka haruslah memperhatikan 2 hal berikut:

Pertama, tidak boleh mengambil sejarah dari musuh-musuh Islam (terutama yang membenci Islam). Karena mereka berupaya mendistorsi Islam agar generasi muda berfikiran negative terhadap islam yang nantinya dapat dirubah pemikirannya. Namun harus mengambil sejarah dari kalangan kaum muslim yang dapat dipercaya.

Kedua, tidak boleh mengeneralisir masyarakat dari sejarah perorangan. Di mana harus objektif dalam menilai peristiwa sejarah jadi mampu memberikan gambaran yang utuh dan sempurna dari sejarah tersebut.

Ketiga, umat muslim tidak boleh menjadikan sejarah sebagai sumber penerapan sistem Islam, karena pada saat masa akhir daulah Islam banyak yang menolak Islam karena melihat masa sejarah Islam hanya disebarkan dengan jihad saja. 

Mereka tidak melihat dalil yang dirujuknya. Padahal untuk melihat sistem khilafah pernah di terapkan haruslah melihat dari fikih bukan dari sejarahnya. Fikih adalah pengetahuan tentang hukum-hukum syariat yang berkaitan dengan perbuatan dan perkataan muakllaf yang diambil dari dalil dalilnya (seusai nash syara’) serta hukum istinbathnya. Sedangkan sejarah hanya sebagai informasi tentang suatu kejadian peristiwa.

Islam Terdeskriditkan Melalui Pendidikan

Moderisasi ajaran Islam dalam pendidikan merupakan tindakan yang berbahaya karena dapat melepaskan ketertarikan generasi muda pada agamanya secara utuh. Fakta sejarah memperlihatkan bahwa jihad dan khilafah adalah kata kunci perlawanan kaum muslim terhadap imperalisme barat. 

Inilah yang mengusik sejumlah orang yang khawatir apabila generasi muda diajarkan islam secara utuh. Maka mereka berusaha mengdeskriditkan tentang ajaran Islam melalui kurikulum pendidikan kepada generasi muda sebagai pejuang Islam untuk menegakkan daulah khilafah.


Wallahu a’lam bishawab

Jazakillah khoir


Destira. M (Badan Wakaf Alquran)


Back to Top