:
:
News
Khabib Nurmagomedov: 'Saya Ingin Anak-Anak Jadi Muslim Sejati'

gomuslim.co.id – Mantan juara kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov, mengungkapkan keinginan untuk membesarkan anak-anaknya menjadi Muslim sejati. Hal tersebut disampaikan Khabib dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Atlet Muslim populer tersebut membagikan salah satu alasan dia sukses adalah karena mengikuti prinsip-prinsip tertentu ketika bertarung di dalam ring. Dalam kehidupan pribadinya, Khabib selalu mengikuti cara hidup yang ditetapkan oleh agama Islam, sesuatu yang ingin dia tanamkan pada anak-anaknya juga.

“Saya sebagai seorang Muslim melakukan yang terbaik untuk membesarkan anak-anak saya menjadi Muslim sejati,” ujar Khabib seperti dilansir dari publikasi Essentially Sports, Kamis (24/06/2021).

Bukan hanya dari segi suku atau karena orang tuanya beragama Islam, tapi dari segi keyakinan. “Mereka (anak-anak) harus mengerti apa artinya menjadi seorang Muslim menurut Islam. Saya pikir, bahkan di aula ini ada perwakilan dari berbagai agama dan kebangsaan,” sambung Khabib.

 

Baca juga:

Pengungsi Muslim Dagestan Ini Digadang-gadang Jadi Penerus Khabib Nurmagomedov

 

Dia menegaskan bahwa agamanya adalah Islam. “Saya Muslim dan saya ingin anak-anak saya juga menjadi Muslim. Monoteis. Itu adalah dasar yang kami yakini,” tuturmya.

Khabib Abdulmanapovich Nurmagomedov atau 'Habib Abdulmanap Nur Mohamed' dalam bahasa Arab bukan hanya muslim pertama yang menjadi juara UFC. Tetapi dia juga memegang rekor tak terkalahkan terpanjang di MMA dengan 29 kemenangan.

Nurmagomedov, seorang ayah yang sudah menikah dan memiliki seorang putri dan seorang putra. Dia berasal dari Republik Islam Dagestan, yang terletak di Kaukasus Utara. Menurut survei Proyek ARENA 2012, lebih dari 83% penduduk negara itu menganut Islam.

Juara dunia Muslim biasanya memakai papakha, topi kulit domba tradisional yang dikenakan oleh orang Dagestan dan orang bule lainnya.

Pada April 2018 Nurmagomedov menjelaskan bahwa “tidak ada hal lain yang lebih penting baginya selain menjadi jelas dengan Allah. “Dan menjadi jelas dengan Allah adalah hal tersulit No.1 dalam hidup,” tuturnya.

Dia pensiun pada Oktober 2020, beberapa bulan setelah kematian ayahnya akibat virus corona. (jms/Essentially Sports/AboutIslam/foto:whiteboardjournal)

 

Baca juga:

Duka Khabib Nurmagomedov, Sang Pelatih Sekaligus Ayah Tercintanya Tutup Usia

Responsive image
Other Article