:
:
News
Muslim Kanada Sambut Baik Dukungan Pemerintah Alberta untuk Cegah Kejahatan Rasial

gomuslim.co.id – Komunitas Muslim Kanada menyambut baik keputusan pemerintah Alberta yang menawarkan hibah untuk membayar peningkatan keamanan bagi organisasi Muslim yang khawatir akan meningkatnya kejahatan rasial. Organisasi Muslim menyerukan lebih banyak upaya untuk memerangi rasisme.

Juru Bicara Asosiasi Muslim Kanada di Alberta, Yasin Cetin mengatakan hibah keamanan menjadi salah satu bagian dari upaya melawan kebencian.

“Tapi ini seharusnya menjadi awal dari pekerjaan untuk membongkar supremasi kulit putih, rasisme dan Islamofobia. Perlu lebih banyak dilakukan untuk mengatasi akar penyebab perasaan ini. Ini lebih merupakan masalah mengambil lensa anti-rasis dan lensa inklusif untuk menangani berbagai kebijakan,” ujarnya seperti dilansir CTV News, Selasa (15/6/2021).

Cetin yang juga penasihat dari asosiasi tersebut, menambahkan bahwa pemerintah Alberta perlu berkomitmen lebih banyak sumber daya untuk mengatasi kebencian daripada menyisihkan dana. Menurutnya, itu adalah penurunan kecil dibandingkan dengan apa yang dibutuhkan.

Pada Jumat (11/6) lalu, Jason Kenney mengumumkan program $500.000 yang menawarkan hibah $10.000 untuk setiap organisasi. Dia mengatakan hibah ini bisa menyelamatkan nyawa orang-orang yang menjadi sasaran kebencian karena siapa mereka atau bagaimana mereka beribadah.

Kenney meminta warga Alberta untuk menjangkau tetangga, kolega, dan teman Muslim mereka untuk menantang sentimen kebencian dan supremasi kulit putih. “Satu-satunya senjata paling ampuh melawan kebencian hanyalah hubungan,” katanya.

 

Baca juga:

Kenalkan Islam, Guru di Kanada Ajak Tenaga Pendidik Non-Muslim Coba Puasa Ramadan

 

Merespon komentar pejabat Alberta, Cetin, bagaimanapun, menyesalkan bahwa hibah ini tidak akan melindungi Muslim menghadapi ancaman sehari-hari di jalan.

“Bagaimana itu akan mendukung seorang wanita muda kulit hitam yang mengenakan jilbab (saat) naik LRT atau meninggalkan terminal bus?. Karena itu, perlu ada bagian yang nyata dari undang-undang,” ungkap Cetin.

Cetin juga menunjukkan bahwa mengubah kurikulum sekolah umum pro-kolonial adalah contoh lain bagaimana pemerintah harus menentang rasisme.

“Ya, mengenal tetangga kita, tetapi sistem pendidikan harus mengakui kontribusi dan sejarah orang Kanada dari semua garis dan latar belakang, termasuk komunitas Muslim, termasuk komunitas Pribumi,” katanya.

“Berapa kali lagi serangan ini perlu terjadi? Berapa banyak lagi korban yang harus kita miliki? dan berapa banyak lagi orang yang perlu mati, perlu menjadi korban sebelum pemerintah mengambil tindakan? Kami sudah cukup memikirkan dan berdoa,” sambung dia.

Pengumuman pemerintah Alberta datang setelah tragedi kejahatan rasial terhadap sebuah keluarga Muslim di London, Ontario pekan lalu.

Empat Muslim di antaranya dua wanita berusia 77 dan 44 tahun, seorang pria berusia 46 tahun dan seorang gadis berusia 15 tahun, meninggal dunia setelah ditabrak truk pick-up hitam di trotoar. Diketahui, pelakunya bernama Nathaniel Veltman (20).

Sementara, seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun terluka parah dan sedang dalam pemulihan di rumah sakit.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyebut pembunuhan itu sebagai "serangan teroris" dan bersumpah untuk menekan kelompok sayap kanan dan kebencian online. (jms/CTVNews/aboutislam)

 

Baca juga:

Maafkan Pelaku Vandalisme Masjid, Cara Muslim Moorhead Amerika Berdakwah

Responsive image
Other Article