:
:
News
Ketua Asbisindo: Dana Haji di Bank Syariah Tetap Aman

gomuslim.co.id – Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) mengimbau kepada para calon jemaah haji di Tanah Air untuk tetap tenang dan tidak tergesa untuk menarik dana haji. Hal ini menyusul adanya keputusan pembatalan pemberangkatan jemaah haji 2021.

Ketua Umum Asbisindo, Hery Gunardi memastikan bahwa dana haji masyarakat ditempatkan secara aman. Direktur Utama BSI ini menyampaikan bahwa ketenangan para calon jemaah merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam menyikapi berbagai perkembangan pasca keputusan pembatalan tersebut.

Hery meminta masyarakat untuk berpikir positif dan mendukung kebijakan Pemerintah terkait dengan persoalan pemberangkatan haji pada tahun ini. Seperti yang dituangkan dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021, pertimbangan Pemerintah membatalkan penyelenggaraan haji lebih terkait keamanan, kesehatan dan keselamatan calon jemaah haji.

“Keputusan Pemerintah tidak ada hubungannya dengan persoalan finansial sebagaimana isu yang santer beredar belakangan ini. Kami juga berharap masyarakat tidak tergesa-gesa menarik dana hajinya,” ujar Hery dalam keterangan tertulis, Selasa (15/6/2021).

Dia menegaskan bahwa hingga saat ini dana milik para jemaah haji yang ditempatkan di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) atau bank syariah yang ditunjuk oleh BPKH, tetap aman dan dikelola secara prudent dan profesional.

 

Baca juga:

Kepala BPKH: Tidak Ada Investasi Gagal dalam Kelola Dana Haji

 

Untuk itu, Hery juga berharap calon jemaah haji dapat tetap menempatkan dananya karena ada nilai manfaat yang dirasakan oleh jemaah tunggu dalam bentuk virtual account. “Jumlah tabungan haji yang ada di BSI terus meningkat setiap tahunnya. Sebagai institusi keuangan dan perbankan, tentunya kami mengelola secara prudent dan penuh kehati-hatian,” tutur Hery.

Secara keseluruhan, penempatan dana haji di seluruh perbankan syariah pada 2020 mencapai Rp 43 triliun. Selain pada perbankan syariah, BPKH juga menempatkan dana milik para jemaah haji secara aman pada instrumen keuangan syariah yang baik karena didukung dengan underlying yang sehat.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dengan dana haji. Insya Allah aman,” tambah Hery.

Sebagaimana diketahui, pemerintah menetapkan untuk meniadakan pemberangkatan ibadah haji pada tahun ini melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Baik calon jemaah haji reguler maupun khusus yang sudah melunasi biaya perjalanan haji tahun ini (1442 H) diharapkan akan menjadi calon jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun depan (1443 H). (rls/foto:algulf)

 

Baca juga:

Begini Prosedur Pengembalian Setoran Dana Haji Reguler

Responsive image
Other Article