:
:
News
Cerita Mitra Mustahik BAZNAS Lepas dari Jeratan Rentenir

gomuslim.co.id – Kesalahan modal usaha kerap menjadi kesalahan yang salah satu pelaku usaha mikro dalam menjalankan usaha. Kondisi para pelaku usaha mikro yang tidak bankable  (tidak memenuhi syarat bank) menjadi salah satu bagian dari perusahaan yang pelaku usaha mikro dalam mengakses fasilitas pinjaman permodalan lembaga keuangan.

Hal inilah yang turut membantu Oyo Sunaryo (46) pelaku usaha bengkel yang sudah berjalan selama 25 tahun. Sebelum menjadi mitra BAZNAS Keuangan Mikro Desa Sukaindah, Oyo Sunaryo sempat terlilit utang rentenir lantaran ia tidak bisa memenuhi syarat untuk meminjam modal ke lembaga keuangan.

"Dulu karena kebutuhan sangat kedekatan dan mau pinjam bank sangat memenuhi syarat akhirnya saya pinjem rentenir," jelas Oyo.

Keterlibatan Oyo terhadap rentenir ternyata tidak menyelesaikan masalah, omzet usaha yang didapatkan kerap habis dan selalu merasa tidak tenang. "Saya merasa bahwa usaha yang saya dapat menjadi tidak jelas dan merasa kurang berkah," tambah Oyo.

 

Baca juga:

BAZNAS Tetapkan Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa, Ini Besarannya

 

Oyo adalah mitra BMD Sukaindah asal Kampung Gandu, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi yang bergabung pada tahun 2020. Oyo menjelaskan saat ini ia merasakan keberkahan usaha setelah tidak lagi terlibat rentenir. Dia pun bersyukur berkat kehadiran BAZNAS di daerahnya, kini dia bisa berjualan dengan tenang tanpa harus terlilit riba.

"Alhamdulillah adanya pinjaman tanpa bunga dan pendampingan dari BMD Sukaindah membantu saya tidak pinjam lagi ke bank keliling, kini omzet usaha saya semakin teratur dan lebih berkah," pungkas Oyo. (Baznas)

 

Baca juga:

Hasil Panen Kopi Mustahik Binaan BAZNAS Capai 300 Kg per Hari

Responsive image
Other Article