Mahasiswa Muslim New York Ajukan Petisi Pembatalan Kelas Selama 'Idul Fitri’

gomuslim.co.id – Saat Muslim dunia bersiap merayakan Idul Fitri pekan ini, mahasiswa Muslim di City University of New York (CUNY), Amerika mengajukan petisi untuk membatalkan kelas selama hari raya Islam. 

Samia Ahmed, seorang junior dari Program Beasiswa, merupakan salah satu mahasiswi Muslim yang harus memutuskan apakah akan menghadiri kelas atau melaksanakan salat Id dan merayakan hari raya. Apalagi, Samia juga harus menjalani ujian dalam dua pekan ke depan.  

Karena itu, Samia meminta dosen fisikanya meliburkan kelasnya sehingga dia bisa merayakan Idul Fitri. “Salat Idul Fitri biasanya jam 8 pagi, dan itu berbarengan dengan waktu kuliah. Empat jam itu sangat penting karena kami akan menjalani ujian akhir. Kami memiliki banyak tugas dan lab,” kata Samia seperti dilansir dari publikasi NY1, Selasa (11/5/2021).

Dia bertemu dengan belasan mahasiswa Muslim CUNY lainnya untuk membahas libur Idul Fitri, yang datang selama semester musim semi tahun ini.

“Kami berbicara banyak tentang inklusi keragaman tahun ini, khususnya tahun ajaran sekarang. Saya berharap keyakinan kami dimasukkan ke dalam kalender akademik," harapnya.

Untuk menemukan solusi, para mahasiswa memulai petisi yang telah menarik lebih dari 9.000 tanda tangan. Petisi tersebut menyerukan CUNY agar menjadikan Idul Fitri sebagai hari libur di seluruh sistem pendidikan.

 

Baca juga:

Bayan Galal, Muslim Pertama yang Jadi Presiden BEM Universitas Yale AS

 

“Meskipun ada upaya untuk menindaklanjuti. Kami belum mendengar kabar dari kanselir, tetapi kami sangat senang bertemu dengannya kapan saja sekarang untuk membicarakan seperti apa hal ini tahun ini dan tahun-tahun mendatang," kata Salwa Najmi, seorang junior di Hunter College.

Seorang juru bicara CUNY menulis dalam sebuah pernyataan bahwa CUNY menghargai keragaman yang kaya dari mahasiswanya dan beragam budaya serta tradisi yang mereka wakili.

Kebijakan Universitas tentang akomodasi keagamaan memungkinkan setiap pelajar meminta penjadwalan akomodasi untuk tugas kelas dan ujian akhir yang mengganggu kepercayaan dan kebiasaan agama mereka.

Diketahui, sejumlah distrik sekolah Amerika mulai mengakui hari libur Muslim dalam kalender pendidikan. Awal tahun ini, Lewiston Maine menambahkan hari libur Islam ke kalender sekolah umum, yang memungkinkan siswa Muslim bisa merayakan liburan mereka secara normal. 

Pada bulan April 2019, distrik sekolah Detroit mengumumkan akan merayakan hari raya Muslim Idul Fitri selama penerapan kalender tahun ajaran 2019-20.

The Baltimore County Dewan Pendidikan disetujui dengan suara bulat pada bulan November 2019, untuk menutup sekolah-sekolah publik untuk siswa pada `libur Idul Fitri’. (jms/NY1/aboutislam)

 

Baca juga:

Didiskualifikasi Karena Berhijab, Remaja Ini Perjuangkan Hak Muslimah


Back to Top