Bantuan Back to Masjid di Jaring Nelayan Kampung Beting, Muara Gembong

gomuslim.co.id - Suara mesin motor yang ditempel di perahu kayu mengiringi perjalanan amil Lazismu menyusuri kali muara sebagai akses masuk ke Kampung Beting, Desa Pantai Bahagia di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kurang lebih 3 kilometer jarak yang harus ditempuh ke sana. Tanaman Mangrove dan gerak kepiting yang berlarian di pinggir kali muara mewarnai perjalanan itu.

Di sepanjang perjalanan, letak rumah warga yang mayoritas berkarya sebagai nelayan tidak serapat rumah pada umumnya. Beberapa perahu kayu bersandar di pinggiran kali muara persis di sisi pohon Mangrove.

Taja, lelaki berusia 30 tahun, memegang kendali perahu sambil bercerita tentang dua Musala yang menjadi target bantuan program Ramadan Lazismu yakni Back to Masjid. Katanya, dua musala itu berada di lingkungan rukun warga yang sama tetapi rukun tetangga yang berbeda.

Informasi tentang musala itu, pertama kali dikantongi Lazismu dari salah seorang karyawan Pimpinan Pusat Muhammadiyah bernama Kirno yang pernah mengunjungi Kampung Beting.

Menurut Kirno, program Back to Masjid akan tepat jika disalurkan di Muara Gembong. Daerahnya terisolir dan warganya sangat membutuhkan, cerita Kirno meyakinkan dengan alasan kuat.

Ihwal informasi dari Kirno inilah yang akhirnya membawa amil Lazismu ke Kampung Beting, dan bertemu dengan Sunarta dan Sailun selaku pengurus Musala. Koordinator program Back to Masjid, Nazhori Author mengaku bahwa kedatangannya di sini untuk dua hari dari 7 – 8 Mei 2021 dalam rangka syiar Ramadan yang kebetulan juga untuk menyampaikan amanah donatur.

Sailun menyambut gembira. Dia mengatakan musala Darul Muklimin masuk di wilayah Rt 02 RW 02, Kampung Beting. Musala di sini, ungkapnya tidak memiliki pengeras suara. Bahkan jika musim pasang air laut, Musala ini banjir. “Dinding musala sebagian rusak karena air laut. Untuk berwudhu airnya juga asin,” paparnya.

 

Baca juga:

Ini 3 Program Utama Lazismu Selama Ramadan 1442 H

 

Di lokasi berbeda di Musala Al-Husna Rt 04 Rw 02, amil Lazismu disambut Musda dan Jejen. Selaku pengurus Musala, Musda mengatakan tepat jika Lazismu datang ke kampung ini yang dihuni 50 lebih kepala keluarga. Musala di sini sangat membutuhkan perhatian. Warga sangat senang mendengar kabar ini akan mendapat bantuan untuk Musala.   

Ada banyak hal yang Musda ceritakan perihal kondisi Kampung Beting, mulai dari pendidikan, pola hidup bersih, sampai nasib nelayan yang kondisi ekonominya jauh dari sejahtrera. Musda mengatakan nelayan di sini tak sebahagia nama desanya.

“Sebelumnya ada 10 kepala keluarga yang rumahnya hancur akibat abrasi” kata Musda yang sejak 1991 mengadu nasib menjadi nelayan. 

Belum lagi, kata dia, jaring ikan (sero) setelah dipasang di titik spot yang ada ikan dan udang laut rawan untuk dicuri orang. 

Senada dengan Sailun, Musala Al-Husna tidak memiliki pengeras suara. Ketika diajak ke Musala itu benar adanya pengeras suara yang ada tergeletak rusak. Musda dan Sailun saling mengenal meski rumahnya berjauhan. Musda dan Sailuin mengucapkan terima kasih kepada Lazismu atas bantuan ini.

Mereka tak menyangka Lazismu selain membawakan bantuan pengeras suara juga menyerahkan masing- masing ke Musala itu 5 paket mukena dan sarung, 20 Alquran dan terjemahannya, 2 dus masker, 2 jerigen hand sanitizer, dan karpet gulung.   

Dari informasi keduanya semakin meyakinkan Lazismu bahwa program Back to Masjid tepat sasaran. Nazhori Author mengungkapkan, tidak hanya di Jabodetabek program ini dilaksanakan, tetapi secara nasional dilaksanakan oleh Lazismu di wilayah, daerah, dan kantor layanan lainnya di cabang dan ranting.

Author berharap dari program ini semoga penerima manfaat dapat merasakan manfaatnya dan menambah kepercayaan masyarakat untuk lebih dapat menunaikan zakat, infak dan sedekahnya melalui Lazismu.

Di Ramadan yang masih diselimuti pandemi, Lazismu yakin dengan tema Zakat Bangkitkan Indonesia, program-program Ramadan tahun ini dapat berdampak terhadap peningkatan penghimpunan. (rls)

 

Baca juga:

Lewat Ecoprint, Lazismu Berdayakan Kaum Perempuan


Back to Top