Kenalkan Islam, Guru di Kanada Ajak Tenaga Pendidik Non-Muslim Coba Puasa Ramadan

gomuslim.co.id – Sebuah kelompok Islam Manitoba, Kanada mengundang tenaga pendidik non-Muslim bergabung dengan siswa Muslim dengan berpuasa selama sehari dan mengikuti buka puasa secara virtual.

Asosiasi Islam Manitoba (MIA) mengundang para guru, asisten guru, administrator, supir bus, dan wali untuk ikut berpuasa dan buka puasa virtual pada 7 Mei 2021 mendatang.

Ide tersebut muncul dari Aadila Adam-Omer, seorang guru kelas 7 di Sekolah John Pritchard di Kildonan Utara, Winnipeg, Manitoba, Kanada. Dia berhasil mengajak empat guru di sekolahnya berpuasa selama sehari pada hari-hari pertama bulan Ramadan.

Keempat Guru tersebut ingin belajar lebih banyak tentang Islam dan mengembangkan hubungan yang lebih dalam dengan siswa Muslim mereka.

Ternyata, aksi puasa keempat Guru tersebut sukses dan menyentuh 25 siswa Muslim di sekolah John Pritchard. Hal ini menginspirasi Adam-Omer untuk menyelenggarakan acara yang lebih besar.

“Ketika siswa Muslim mendengar apa yang guru mereka lakukan, mereka sangat senang. Mereka terkesan karena para guru ingin terhubung dengan mereka di tingkat itu. Saya pikir, kenapa tidak diperbesar dan libatkan sekolah lain,” ujar Adam-Omer seperti dilansir dari publikasi Winnipeg Free Press, Rabu (5/5/2021).

 

Baca juga:

Dukung Kolega Jalani Ramadan, Polisi Non-Muslim di Manchester Ikut Puasa

 

Mereka yang berpartisipasi dalam acara buka puasa akan mendapatkan makanan dari MIA. Tidak hanya itu, para tenaga pendidik ini juga akan bergabung dalam percakapan zoom bersama anggota komunitas Muslim untuk mempelajari lebih lanjut tentang Islam, Muslim, dan Ramadan.

“Ramadan lebih dari sekadar puasa. Ini juga tentang berkumpul sebagai komunitas, mengatasi perbedaan, dan melayani orang lain,” kata Adam-Omer.

Dia mengatakan, dengan tidak makan selama sehari, akan membantu orang menjadi lebih sadar tentang bagaimana rasanya orang-orang yang kelaparan.

“Para peserta tidak akan makan selama sehari, sehingga memungkinkan mereka lebih memahami seperti apa puasa Ramadan bagi siswanya,” ungkap dia.

Dengan berpartisipasi dalam puasa, guru dapat membantu siswa merasa lebih nyaman. “Guru dan yang lainnya akan memiliki pengalaman langsung tentang seperti apa rasanya puasa,” tutur dia.

Selain di Kanada, sejumlah non-Muslim di Negara lain juga menunjukkan semangat yang kuat untuk bulan Ramadan. Banyak dari mereka memilih untuk bergabung dengan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

Tahun ini, seorang petugas polisi non-Muslim dari Manchester Selatan, Inggris ikut berpuasa sepanjang bulan Ramadan untuk mendukung rekan Muslimnya.

Pada tahun 2019, seorang guru non-Muslim di Lancashire berpuasa sepanjang bulan Ramadan  untuk menunjukkan dukungan kepada siswa Muslimnya yang mengambil GCSE. (jms/Winnipeg Free Press/aboutislam)

 

Baca juga:

Solidaritas Saat Pandemi, Non-Muslim Inggris Ikut Puasa Ramadan

 

 


Back to Top