OJK: Bank-Bank Syariah Bisa Terlibat dalam Pembiayaan Infrastruktur

gomuslim.co.id – Bank-bank syariah di Indonesia didorong untuk turut menggarap pembiayaan infrastruktur pemerintah. Salah satu cara yang bisa dilakukan bank syariah untuk terlibat di sektor pembiayaan ini adalah dengan berjamaah atau sindikasi.

Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Deden Firman Hendarsyah mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi OJK dengan Kementerian PUPR, kebutuhan dana untuk pembiayaan infrastruktur masih sangat besar. Karena itu, menurutnya, perlu keterlibatan perbankan termasuk bank syariah.

"Kehadiran Bank Syariah Indonesia (BSI) mungkin bisa berikan bantuan karena secara kapasitas pembiayaan. Namun untuk bank syariah lain pun untuk pembiayaan infrastruktur bisa dilakukan secara berjamaah, biasanya pembiayan infrastruktur dengan sindikasi," ujarnya baru-baru ini

Dia mencontohkan, pembiayaan infrastruktur oleh bank syariah melalui berjamaah atau indikasi seperti di Bandara Kertajati. Pada proyek bandara internasional tersebut, OJK mencatat sekitar 7 bank syariah terlibat.

 

Baca juga:

Transaksi Layanan Digital Bank Syariah Indonesia Naik 82,53 Persen 

 

"Ini ada contoh rill, indikasi bank syaraih di Bandara Kertajati. Kemudian di Tol Soreang itu pembiayaannya berasal dari indikasi bank syariah," ujarnya.

Tak hanya itu, bank syariah juga terlibat dalam pembiayaan proyek Tol Pasuruan-Probolinggo. Lalu proyek Jalan Lintas Timur Sumatera.

"Ini indikasi perbankan syariah, mulai tahun ini PT SMI masuk dengan skema pembiayaan syariah. Jalan Lintas Timur juga baru mulai dilakukan indikasi," tuturnya.

Deden pun mendorong perbankan syariah ikut mendukung pembiayaan sektor konstruksi. "Bank Syariah harus masuk ke sektor prioritas, yaitu infrastruktur. Kementerian PUPR mengatakan masih ada funding gap yang masih sangat besar. Khususnya peran dari bank syariah yang masih minim di sektor infrastruktur," ungkapnya. (jms/okezone/sindo)

 

Baca juga:

Bank Syariah Pertama Justru Lahir di Negara Non Muslim


Back to Top