Dokter Muslim AS Anjurkan Hanya Jamaah yang Sudah Divaksin Boleh ke Masjid

gomuslim.co.id – Umat Muslim di seluruh dunia menjalani ibadah puasa Ramadan di tengah pandemi COVID-19 kedua kalinya. Sejumlah Negara mengizinkan pelaksanaan salat Tarawih di masjid dengan pembatasan ketat. Salah satunya di Amerika Serikat (AS).  

Baru-baru ini, organisasi dokter Muslim di AS menganjurkan hanya Muslim yang telah divaksin saja yang boleh mengikuti Salat Tarawih atau ibadah berjamaah di Masjid. Anjuran ini disampaikan oleh Presiden Professional Kesehatan Muslim Amerika Serikat, Hasan Shanawani.

"Secara pribadi saya mendukung ada paspor vaksin sekarang. Masjid sebaiknya membatasi jumlah orang yang bisa mengikuti Salat berjamaah dengan meminta bukti mereka telah divaksin," ujar dia seperti dilansir dari publikasi CNN, Jumat (16/4/2021).

Shanawani menjelaskan, dia lebih memilih Masjid hanya mengizinkan jemaah yang sudah divaksin karena ancaman COVID-19 masih nyata. Apalagi, kata ia, sekarang beredar varian baru COVID-19 yang diketahui lebih mudah menyebar. Dengan situasi seperti itu, Shanawani menganggap "berkumpul" di masjid bukan situasi yang ideal.

 

Baca juga:

Cetak Sejarah, Imam Muslim Pimpin Doa di Oklahoma Capitol AS

 

Shanawani bisa paham bahwa kebanyakan Muslim pasti sudah rindu berkumpul dan beribadah berjamaah di Masjid. Ia meminta Muslim Amerika untuk bersabar hingga situasi kondusif.

"Salah satu ajaran utama Ramadan adalah soal bersabar dan menahan diri. Saya tahu kita ingin segara kembali ke situasi normal, tapi sebaiknya menunggu sedikit lebih lama lagi, meski berarti satu tahun lagi bertahan di rumah selama Ramadan," ujar Shanawani.

Satgas Nasional Muslim Amerika untuk COVID-19 (NMTF) dan Koalisi COVID Nasional untuk Muslim Kulit Hitam (NBMCC) memberikan pernyataan berbeda.

Menurut mereka, Salat jamaah di Masjid masih aman apabila protokol kesehatan benar-benar diikuti. Beberapa di antaranya adalah berwudhu di rumah, memakai masker selama di masjid, jangan pergi ke masjid apabila sakit, beribadah di luar ruangan, dan sebagainya. (jms/CNN/Tempo)

 

Baca juga:

Ini Muslim Pertama yang Bakal Jabat Hakim Kepala Pengadilan Kota Jersey


Back to Top