Selama Ramadan, Kakbah dan Masjidil Haram Diberi Pengharum 10 Kali Sehari

gomuslim.co.id – Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci melakukan operasi pengharuman Kakbah dan Masjidil Haram 10 kali dalam sehari. Pengharum menggunakan parfum dan dupa dengan kualitas terbaik dan unggul.

Sebanyak 40 pekerja kebersihan, lima pekerja semir, dan sembilan pengawas terlibat dalam pekerjaan tersebut. Satu putaran pekerjaan diselesaikan dalam waktu 20 menit di bawah pengawasan unit kepresidenan untuk parfum dan dupa di Masjidil Haram.

“Unit ini menggunakan jenis Oud terbaik seperti Oud Sioufi, dupa Clementan, dan dupa Maruki Double Super. Itu juga mengasapi Masjidil Haram dengan lebih dari 60 pembakar dupa dan 60 kilogram oud setiap hari,” demikian seperti dilansir dari publikasi Saudi Gazette, Kamis (15/4/2021).

Pekerjaan pewangian dilakukan di area Hijr Ismail dan lampionnya, Shadirvan, yang merupakan struktur miring yang menutupi tiga sisi Kakbah, Al-Multazam, yaitu ruang di sepanjang dinding Kakbah antara Hajar Al-Aswad. Kemudian Rukn Al-Yamani, dan Maqam Ibrahim atau Stasiun Ibrahim, yang merupakan selungkup kaca dan logam dengan jejak kaki Nabi 'Ibrahim.

 

Baca juga:

Salat Tarawih Pertama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

 

Para pekerja berusaha untuk mengharumkan 10 kali sehari dalam tiga shift dan memolesnya sekali pada siang hari dan sekali pada malam hari.

Unit parfum dan dupa di Masjidil Haram sangat berhati-hati dalam membersihkan dan mengharumkan Masjidil Haram dan Kakbah Suci tanpa menyebabkan ketidaknyamanan bagi jamaah umrah serta jamaah dan pengunjung tempat suci Islam yang paling suci.

Pengharum memfasilitasi jemaah dalam melakukan ibadah dengan mudah dan nyaman dengan mencium wangi dari parfum kualitas terbaik.

Mengharumkan Masjidil Haram dan Kakbah dipandang sebagai tindakan pengabdian dan penghormatan bagi situs tersuci Islam dan mereka yang mengunjunginya. Hal ini bertujuan untuk memberikan suasana spiritualitas dan kesucian kepada jemaah yang salat dan umrah di masjid.

Biasanya, kegiatan pengharuman di Kakbah dan Masjidil Haram dilakukan secara teratur selama hari-hari khusus seperti bulan suci Ramadan, Idul Adha (Haji) dan pada hari Jumat. (jms/saudigazette)

 

Baca juga:

Saudi Renovasi Enam Situs Sejarah Islam di Makkah


Back to Top