Wali Kota Bukittinggi Wajibkan ASN Muslim Ikut Salat Subuh Berjamaah

gomuslim.co.id – Erman Safar membuat gebrakan baru pasca dilantik menjadi Wali Kota Bukittinggi periode 2021-2024. Dalam apel perdana di halaman kantor Balai Kota Bukittinggi, Senin (1/3/2021), Wali Kota termuda tersebut menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Bukittinggi untuk mengikuti salat subuh berjamaah.

Erman menjelaskan, gerakan subuh berjemaah itu akan dilaksanakan setiap Jumat sampai 2024 di masjid-masjid yang akan ditentukan nantinya. Karena itu, pihaknya meminta Sekda Bukittinggi untuk mengeser jadwal masuk kantor pada Jumat.

"Seluruh ASN muslim di Kota Bukittinggi akan melaksanakan kegiatan Salat Subuh Berjamaah dimulai Jumat nanti setiap pekannya hingga 2024 nanti. Ini merupakan salah satu program utama kita saat ini," imbau Erman Safar dihadapan ribuan ASN.

Selain itu, jadwal untuk mengatarkan anak ke sekolah juga akan digeser. “Target kita Maret ini sudah dapat dilaksanakan. Untuk jam masuk kantor dan sekolah akan digeser pada hari pelaksanaan kegiatan Subuh Berjamaah tersebut,” jelasnya.

Dia mengatakan, untuk teknis pelaksanaannya, akan dibahas dan diproses secepatnya. Pihaknya meminta kepada Sekda dan Kepala SKPD untuk segera menindaklanjuti hal tersebut.

 

Baca juga:

Lewat BSMI, Masyarakat Padang Kirim 340 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulbar

 

Pria 35 tahun ini berhasil menjadi Wali Kota Bukittinggi pada pemilihan kepala daerah lalu dan baru saja dilantik pada Jumat (26/02/2021) bersama pasangannya Marfendi sebagai wakil walikota.

Diketahui, Erman Safar memang identik dengan aktifitasnya dibidang keagamaan dan dikenal religius. Wali Kota Bukittinggi Erman Safar juga akrab dengan ulama kondang Ustadz Abdul Somad (UAS).

Sebelumnya, Erman Safar menyampaikan akan segera mencabut peraturan walikota (perwako) nomor 40/41 yang mengatur soal retribusi pasar.

Aturan tersebut dikeluarkan mantan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias yang kalah bertarung di Pilkada 2020. Pencabutan aturan tersebut sesuai dengan janji Erman dan Marfendi saat berkampanye.

"Dalam waktu 1×24 jam usai dilantik ini, kami segera membahas penggantian Perwako 40/41 terkait retribusi pasar," katanya.

Sebagai bukti komitmen saat kampanye, Erman mengaku akan mengundang perwakilan sejumlah pedagang malam ini juga (Jumat) untuk membicarakan hal tersebut.

Dia juga optimistis akan membuat sejumlah gebrakan. Salah satunya di sektor UMKM, yakni meningkatkan ekonomi serta kegiatan pariwisata yang tetap berlanjut untuk meningkatkan pendapatan daerah dengan memperhatikan prokes COVID-19. (jms/sindo/suara/dbs)

 

Baca juga:

Jaga Kearifan Lokal, MUI Sumbar Serukan Perempuan Minang Gunakan Jilbab


Back to Top