Terapkan Aturan Ketat, Masjid Tersibuk di London Kembali Buka

gomuslim.co.id - Masjid tersibuk di London, Inggris kembali dibuka setelah ditutup hampir dua bulan selama penguncian (lockdown).

Masjid London Timur dan Pusat Muslim London sekarang terbuka untuk salat berjamaah. Namun begitu, seperangkat aturan ketat diterapkan untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19.

Masjid yang berlokasi di Whitechapel ini ditutup pada 6 Januari lalu meskipun secara teknis diizinkan tetap terbuka di bawah pedoman Pemerintah.

Jamaah diwajibkan memakai penutup wajah setiap saat, berwudhu di rumah dan membawa sajadah dan tas sepatu sendiri.

 

Baca juga:

Yakinkan Vaksin COVID-19 Aman, Dokter Muslim Inggris Telepon 5.000 Pasiennya

 

Anak-anak bawah usia 12 tahun, atau seseorang dengan masalah kesehatan yang mendasari atau gejala COVID-19 diminta untuk tidak datang ke masjid. “Masjid akan dibuka 15 menit sebelum salat berjamaah dan akan ditutup segera setelah itu,” kata seorang juru bicara Masjid seperti dilansir dari publikasi My London, Selasa (2/3/2021).

Awal bulan ini, Masjid tersebut diubah menjadi pusat vaksinasi sementara di tengah kekhawatiran tentang rendahnya serapan virus Corona di antara komunitas etnis minoritas di London timur.

Kepala Imam Masjid, Syekh Abdul Qayum, yang baru sembuh dari COVID-19, mendorong semua orang untuk ikut divaksin.

“Saya telah mendengarkan dengan seksama nasihat dari para ahli medis Muslim. Mari kita ambil vaksinnya jika sudah ditawarkan kepada kita. Pikiran dan doa kami bersama banyak orang yang telah kehilangan orang yang dicintai dan kami berterima kasih atas dedikasi dan komitmen NHS dan pekerja garis depan yang membantu mereka yang terkena COVID-19,” pungkasnya. (jms/mylondon)

 

Baca juga:

Bentuk Penghargaan, Gambar Tenaga Medis Berhijab Dijadikan Prangko


Back to Top