Bentuk Penghargaan, Gambar Tenaga Medis Berhijab Dijadikan Prangko

gomuslim.co.id - Salah satu profesi yang paling berjasa dalam penanganan COVID-19 adalah pekerja medis. Mereka berada di garda terdepan dalam mencegah dan menangani COVID-19. Karena hal ini, perusahaan Australia Post telah merilis satu set prangko baru. Salah satu prangko tersebut bergambar tenaga medis berhijab.

Sebagai penghormatan bagi para yanterus melayani dan melindungi warga Australia dari Covid-19, perusahaan Australia Post memutuskan membuat Prangko peringatan Pahlawan Garis Depan menggambarkan para guru, petugas medis, anggota Angkatan Pertahanan Australia, polisi, staf supermarket, dan pekerja pengiriman makanan.

Kelima prangko seharga 1,10 dolar Amerika yang dirancang oleh The Australia Post Design Studio dan diilustrasikan oleh Robert Elliott.

Baca Juga:

Yakinkan Vaksin COVID-19 Aman, Dokter Muslim Inggris Telepon 5.000 Pasiennya

Dilansir About Islam, Rabu (24/02/2021), selama setahun terakhir, banyak dokter Muslim di seluruh dunia yang menjadi garda terdepan dan memainkan peran penting melawan pandemi Covid-19.

“Orang-orang pemberani ini telah menjadi penyelamat bagi kami selama 12 bulan terakhir. Mereka merawat dan membantu kami mengatasi banyak dampak Covid-19,” kata Manajer Umum Eksekutif Australia Post, Nicole Sheffield.

Sheffield menyebut petugas medis telah melaksanaan tes Covid-19 kepada jutaan orang yang dibantu oleh Angkatan Pertahanan Australia dan polisi. Mereka juga memantau karantina warga. Bahkan, para guru dan murid juga cepat beradaptasi dalam pembelajaran daring.

Sementara pihak lain seperti kurir dan staf supermarket telah menjaga bisnis tetap berjalan dan menyediakan layanan produk yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada mereka bersama dengan semua warga Australia atas upaya yang berkelanjutan,” ujar dia.

Baca Juga: 

Samira Ghannoum, Muslimah Pemenang Kontes Masak di Brasil yang Sukses Kenalkan Islam

Diketahui bahwa Pandemi COVID-19 di Australia adalah bagian dari pandemi penyakit COVID-19 yang sedang berlangsung di seluruh dunia. Kasus pertama yang dikonfirmasi di Australia diidentifikasi pada 25 Januari 2020, di Victoria, ketika seorang pria yang kembali dari Wuhan, Cina, dinyatakan positif terkena virus. (Wan/Republika/AboutIslam/health.gov.au)


Back to Top