Lagi, Masjid di Inggris Jadi Pusat Vaksinasi COVID-19

gomuslim.co.id – Sebuah masjid di Bradford, Inggris membuka pintunya sebagai pusat vaksinasi COVID-19 komunitas pada Kamis (18/2/2021). Ini merupakan bagian dari inisiatif Dewan Masjid di Bradford dan dokter setempat untuk meningkatkan jumlah orang yang diinokulasi di komunitas ketika keragu-raguan vaksin menjadi perhatian.

Lebih dari 100 orang disuntik vaksin antara pukul 8.30 pagi dan 1.30 malam setelah pusat tersebut dibuka. Program vaksin akan kembali berjalan pada Kamis depan sambil menunggu keputusan selanjutnya apakah akan meningkatkan sesi sesuai dengan permintaan dan logistik.

Ketua Dewan Masjid Bradford, Zulfi Karim (53), mengakui bahwa masih ada keraguan di antara komunitas Muslim seputar vaksin COVID-19. Apakah vaksin itu halal dan apakah ada produk sampingan hewan di dalamnya.

“Itulah salah satu alasan kami bekerja dengan petugas medis, secara lokal dan nasional, dan dengan British Islamic Medical Association. Kami memastikan sejak awal bahwa tidak ada produk hewani di dalam vaksin dan tidak mengandung sesuatu yang tidak cocok untuk Muslim,” kata dia seperti dilansir dari publikasi Arab News, Jumat (19/2/2021).

Karim mengatakan bahwa dewan telah mengeluarkan pernyataan pada awal Januari yang membatalkan teori konspirasi dan berita palsu tentang vaksin. Karenanya, Dewan mendorong Muslim untuk diinokulasi.

 

Baca juga:

Jangkau Penduduk Rentan, Masjid Birmingham Buka Pusat Vaksinasi COVID-19

 

“Pekerjaan pertama kami adalah menyelamatkan nyawa dan melindungi orang sebanyak yang kami bisa. Council for Mosques bekerja dengan otoritas lokal, NHS, dan Public Health England untuk mendapatkan informasi dan mencari tahu di mana kemacetannya. Kami ingin mengetahui kekhawatiran orang-orang dan menenangkan mereka,” jelas dia.

Karim yang juga menjabat Direktur Program NHS Well Bradford ini menilai, penempatan pusat vaksinasi di masjid harus mendorong lebih banyak orang untuk mendapatkan vaksin.

“Masjid adalah tempat yang dipercaya orang. Para imam berpengalaman dan cukup terdidik untuk berada dalam posisi memberikan informasi. Jika mereka mengatakan vaksin itu halal, maka kita harus mendukung upaya agar lebih banyak orang mendapatkan vaksin sesegera mungkin. Itulah satu-satunya cara kita melihat bagian belakang pandemi,” kata Karim.

Pusat ini terbuka untuk semua dan dijalankan melalui jaringan GP. Jadi pasien masih perlu memesan melalui dokter mereka.

Karim mengatakan para sukarelawan memastikan proses vaksinasi selancar mungkin bagi mereka yang menerima suntikan.

“Ini adalah inisiatif yang dipimpin oleh komunitas dan kami semua adalah relawan. Akan ada banyak orang di pusat itu yang membantu. Kami bahkan menjalankan shuttle bus untuk menjemput pasien, membawa mereka ke masjid dan kemudian membawa mereka pulang. Ini akan membantu mereka yang sudah tua atau mungkin tidak memiliki transportasi,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga berusaha membuat vaksinansi lebih mudah agar semakin banyak orang dijangkau. “Kami sebagai Muslim ingin memainkan peran kami. Kami ingin membantu NHS. Ini merupakan perjalanan besar bagi semua orang, dan saya pikir sebagai komunitas, sangat penting bagi kami untuk memberikan sesuatu kembali,” pungkasnya. (jms/ArabNews)

 

Baca juga:

Imam Masjid Tertua Inggris Desak Umat Muslim Ikut Program Vaksin


Back to Top