Respon Skandal Daging Halal Palsu, Dewan Halal Malaysia Akan Kembali Aktif

gomuslim.co.id - Pemerintah Malaysia akan meminta umpan balik dari pelaku industri dan kedutaan asing untuk meningkatkan proses pengakuan badan sertifikasi halal di luar negeri.

Menteri Agama Malaysia, Zulkifli Mohamed Al-Bakri mengatakan langkah tersebut dimaksudkan untuk memperkuat sertifikasi halal Negara dengan menyempurnakan prosedur pengakuan badan sertifikasi halal asing.

“Prosedur akan diunggah ke portal www.halal.gov.my untuk mendapatkan komentar publik dari pemangku kepentingan,” demikian seperti dilansir dari publikasi Bernama, Rabu (27/1/2021).

Bernama juga melaporkan bahwa Malaysian Halal Council (MHC) akan ‘diaktifkan kembali’. MHC didirikan pada tahun 2016 tetapi dihapuskan di bawah pemerintahan Malaysia sebelumnya.

 

Baca juga:

Duopharma Malaysia Harap JAKIM Pertimbangkan Sertifikasi Halal Biosimilar

 

Anggotanya meliputi perwakilan dari beberapa kementerian dan industri terkait. MHC tidak mengadakan rapat tahun lalu tetapi akan ‘diaktifkan kembali’ untuk bertemu tahun ini. Untuk sementara, lembaga ini akan dipimpin oleh perdana menteri, menurut laporan media lokal. 

Pemerintah ingin menjadikan MHC sebagai "badan payung" untuk memantau pelaksanaan instruksi dan kebijakan yang dilaksanakan oleh Departemen Pembangunan Islam Malaysia (JAKIM), surat kabar lokal New Straits Times melaporkan.

Perkembangan ini mengikuti skandal "daging halal palsu" negara yang mencuat pada 21 Desember lalu. NST mengungkapkan bagaimana "kartel" importir daging telah lama diduga menyuap pejabat pemerintah untuk memastikan pengiriman mereka dari sumber yang tidak bersertifikat halal diizinkan masuk Malaysia.

Pemerintah mengumumkan pada awal Januari bahwa mereka akan meluncurkan prosedur operasi standar untuk produk makanan halal "segera". (jms/SalaamGateway/dbs)

 

Baca juga:

HDC Siap Promosikan 700 Profesional Malaysia untuk Industri Halal Global


Back to Top