Saima Mohsin, Muslimah Pertama yang Jadi Jaksa di Amerika Serikat

gomuslim.co.id - Saima Mohsin yang lahir di Pakistan akan menjadi jaksa federal wanita Muslim pertama setelah dia ditunjuk sebagai penjabat pengacara AS untuk Distrik Timur Michigan.

Dilansir dari publikasi The News, Selasa (26/01/2021) pemerintahan Joe Biden menunjuk Mohsin sebagai penjabat pengacara AS untuk Distrik Timur Michigan.

Mohsin akan mengambil alih jabatan tersebut dalam kapasitas sebagai pelaksana setelah pengunduran diri petahana Matthew Schneider. Jaksa mengundurkan diri tak lama setelah Presiden Biden mengambil alih kursi kepresidenan.

 

Baca juga:

Presiden AS Baru Pilih Tujuh Orang Muslim di Kabinetnya

 

Departemen Kehakiman AS mengatakan bahwa hari terakhir Schneider sebagai Pengacara Amerika Serikat adalah 1 Februari 2021.

Departemen Kehakiman AS mengatakan bahwa Mohsin akan "segera menjabat sebagai Penjabat Pengacara Amerika Serikat" di bawah Undang-Undang Reformasi Pekerja.

Sebelumnya, Mohsin menjabat sebagai First Assistant United States Attorney sejak Maret 2018.

"Dia adalah seorang jaksa penuntut karir, telah bertugas di Kantor Kejaksaan AS sejak 2002, dan sebelumnya sebagai Wakil Jaksa Agung New Jersey dan Asisten Jaksa Wilayah di Manhattan," kata Departemen Kehakiman.

Mohsin menyebut penunjukan itu sebagai "kehormatan besar".

"Saya sangat berkomitmen untuk memenuhi misi inti kami untuk dengan setia menegakkan hukum dan mencari keadilan bagi semua," kata Mohsin

'Salah satu jaksa federal terbaik'

Pengacara kelahiran Pakistan ini akan membawa keberagaman ke posisi penting.

Mohsin adalah lulusan dari Universitas Rutgers di New Jersey di mana dia memperoleh gelar sarjana dan sarjana hukum.

Sementara pengacara yang keluar, Schneider mengatakan dia "senang" untuk meninggalkan Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Timur Michigan di tangan Mohsin yang dia sebut sebagai "salah satu jaksa federal terbaik" yang pernah dikenalnya.

"Saima adalah pengacara pengadilan yang dinamis dan manajer yang berbakat. Dan, sebagai wanita pertama, imigran, Pengacara Muslim Amerika Serikat dalam sejarah Amerika, layanannya benar-benar bersejarah," kata Schneider. Dia yakin bahwa pengacara tersebut akan menjadi "perwakilan dan pembela yang luar biasa" dari komunitas.

Sementara itu, dua pemimpin Muslim Advacy Council on American-Islamic Relations (CAIR) mengatakan kepada Detroit Free Press bahwa mereka tidak mengetahui adanya pengacara AS atau penjabat pengacara AS yang telah menjadi Muslim.

 

Baca juga:

Farrah Khan, Walikota Muslim Pertama di Irvine California

 

"Saya tidak percaya bahwa pernah ada Pengacara Muslim AS," kata Gaider Abbas

Posisi penjabat pengacara AS yang namanya Mohsin tidak bersifat permanen dan undang-undang AS mengizinkan hakim untuk memilih Pengacara AS interim.

Tidak hanya itu, Presiden Joe Biden dapat mencalonkan seseorang untuk mengisi posisi tersebut, yang harus dikonfirmasi oleh Senat AS. (Mr/The News)


Back to Top