Jangkau Penduduk Rentan, Masjid Birmingham Buka Pusat Vaksinasi COVID-19

gomuslim.co.id - Sebuah masjid lokal di Balsall, Birmingham, Inggris membuka pusat vaksin di aula untuk menjangkau penduduk rentan. Keputusan ini dilakukan setelah para ahli kesehatan memperingatkan bahwa vaksin COVID-19 harus memprioritaskan kelompok etnis minoritas.

Imam dari Al Abbas Islamic Center di Clifton Road, Balsall Heath, mendorong masyarakat ikut menyukseskan program vaksin. “Alhamdulillah! Menerima dosis pertama saya. #NoToFakeNews #YesToVaccine," tulis Imam Sheikh Nuru Mohammed dalam postingan foto di Twitter baru-baru ini.

Pusat vaksinasi dibuka pada hari Kamis (21/1/2021). Pengurus masjid, Haider Hudda mengatakan bahwa komite kepemimpinan tempat tersebut, yang dipandu oleh para ahli medis, ingin memainkan peran mereka dalam mendukung peluncuran program vaksin bagi masyarakat setempat.

“Kami mengambil keputusan untuk melindungi jamaah, keluarga mereka, dan komunitas kami,” kata Hudda seperti dilansir dari publikasi Birmingham Live, Jumat (22/1/2021).

Dia menambahkan, masjid memiliki banyak jamaah yang tinggal dalam rumah tangga multi-generasi atau yang secara klinis rentan. Sehingga pihaknya berpikir risiko interaksi tambahan bagi mereka sangat besar.

Di belakang pusat tersebut terdapat kompleks perumahan yang dihuni penduduk lanjut usia. Hal itu merupakan alasan lain untuk menghindari risiko.

 

Baca juga:

Muddassar Ahmed, Tokoh Muslim yang Bantu Krisis Pangan di Inggris 

 

“Kemudian varian baru telah datang dan setelah kami mempertimbangkan pro dan kontra. Kami menyadari risikonya terlalu besar untuk dibuka. Meskipun kami negatif COVID-19 dan mengambil setiap tindakan di dalam, orang-orang masih harus pergi ke dan dari sini serta mengambil risiko interaksi seperti itu," jelasnya.

Hudda juga mendorong orang-orang yang memiliki kepedulian pribadi tentang vaksin tersebut untuk mendapatkan fakta dari para ahli medis tepercaya.

“Kami terbuka dan transparan dengan komunitas kami. Satuan tugas medis kami, termasuk dokter lokal, selalu tersedia untuk menjawab kekhawatiran dan memberikan pembaruan rutin tentang pandemi,” ujarnya.

“Mereka telah menjawab banyak pertanyaan pribadi dan spesifik dan sangat berhati-hati untuk menyampaikan pesan tentang keamanan vaksin,” lanjut dia.

Berbagai kelompok Muslim telah memimpin kampanye untuk mendorong masyarakat agar menggunakan vaksin dan melindungi nyawa.

Awal bulan ini, British Islamic Medical Association (BIMA) menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 Oxford / AstraZeneca bagi Muslim.

Pada bulan Desember, BIMA juga menyetujui vaksin Pfizer / BioNTech untuk komunitas Muslim, mengkonfirmasikan bahwa tidak ada produk hewani dalam vaksin ini.

Di level lain, para sarjana dari beberapa seminari Islam paling berpengaruh di Inggris juga telah mengeluarkan fatwa yang mengatakan bahwa vaksin baru Pfizer BioNTech COVID-19 halal. (jms/birminghamlive/aboutislam)

 

Baca juga:

Selain Pfizer, Asosiasi Medis Islam Juga Rekomendasikan Vaksin Oxford/AstraZeneca


Back to Top