Berlapis Emas dan Berlian, Alquran Mini Era Kerajaan Mughal Tersimpan di Skotlandia

gomuslim.co.id - Alquran mini berukuran 46 x 35 mm (sekitar 1,8 x 1,4 inci) era kerajaan Kerajaan Mughal tahun 1700 Masehi tersimpan di Istana Holyroodhouse, di Edinburgh, Skotlandia.

Selain sebagai kitab suci, ini juga menjadi sebuah "keajaiban" seni dengan ukuran sebesar kotak korek api. Rancangannya ialah bagian dari liontin emas berenamel, dihiasi dengan berlian dan rubi, dan dilampirkan pada rantai perak.

Alquran mini ini sempat disita oleh pejabat kekaisaran Inggris, sebelum diberikan kepada The Royal Collection.

 

Baca juga:

Masya Allah, Perpustakaan Daerah Purwakarta Miliki Koleksi Alquran Mini

 

Kekaisaran Mughal yang pada puncaknya, terdiri dari India, Pakistan, Afghanistan, dan Bangladesh modern didirikan pada tahun 1526, dan selama abad ke-17 naik menjadi kerajaan terkaya di dunia. Taj Mahal adalah salah satu simbol kekayaannya. Sementara Islam Sunni menjadi agama resmi di istana, dan diperkirakan bahwa Alquran miniatur adalah milik Zinat Mahal, istri kesayangan Bahadur Shah Zafar, Kaisar Mughal terakhir.

Bagaimanapun, kekaisaran telah tertatih-tatih pada saat Pemberontakan India tahun 1857, dikenal sebagai Pemberontakan Sepoy. Peristiwa ini menandai akhir resmi dinasti. Setelah itu, era pemerintahan British East India Company digantikan oleh Raja Inggris, karena Kerajaan mengambil kendali langsung atas anak benua itu.

 

Baca juga:

Mushaf Alquran Abad ke-17 Ternyata Ada di Bali

 

Menurut peneliti, Alquran Mughal yang dipamerkan di Edinburgh, mengatakan bahwa tidak sepenuhnya jelas apakah teks tersebut lengkap. Manuskrip itu terlalu rapuh untuk dianalisis sepenuhnya.

Menurutnya alquran mini adalah tradisi yang sudah ada di seluruh dunia. Ada miniatur Alquran lainnya di Perpustakaan Morgan di New York City, dan bahkan ada yang lain di dalam Koleksi Kerajaan Inggris. David Bryce, pencetak buku pada abad ke-19 dari Glasgow, juga pernah mencetak miniatur Alquran untuk dibawa oleh tentara Muslim Inggris selama Perang Dunia I.

Sedangkan edisi lain, yang bahkan lebih kecil dari miniatur Alquran India, ditulis dalam bahasa Turki, dan dipajang di Queen Mary's Dolls' House di Kastil Windsor. (Mr/Kumparan)


Back to Top