Muddassar Ahmed, Tokoh Muslim yang Bantu Krisis Pangan di Inggris

gomuslim.co.idSeorang tokoh Muslim di Inggris, Muddassar Ahmed ditunjuk untuk memimpin Bow Food Bank, salah satu bank makanan independen terbesar di Inggris. Ia berjanji untuk menangani kemiskinan yang telah melonjak di komunitasnya sejak awal pandemi COVID-19.

Dilansir dari pablikasi Arab News, Jumat (15/01/2021), pria keturunan London Inggris-Pakistan ini mejadi terkenal setelah memimpin salah satu perusahaan komunikasi paling berpengaruh di Inggris dan penasehat pemerintah untuk melawan Islamofobia.

Tapi, dia mengatakan, pandemi dan krisis ekonomi yang terjadi kemudian menunjukkan betapa pentingnya dia terlibat dalam upaya selanjutnya.

Sekarang, Ahmed mengambil kendali sebagai ketua Bow Food Bank. Dia telah mengarahkan pandangannya untuk melawan salah satu masalah paling kritis yang muncul sebagai akibat dari pandemi yaitu 'Kemiskinan pangan di antara etnis minoritas Inggris'.

 

Baca juga:

Gelombang Kedua COVID-19, Muslim Inggris Kirim Makanan untuk Pekerja Garis Depan

 

“Apa yang lebih penting dalam hidup selain memastikan orang-orang di komunitas lokal Anda diberi makan? Saya tidak bisa memikirkan hal yang lebih penting dari itu," katanya.

Sejak dimulainya pandemi, jumlah orang di Tower Hamlets bagian London tempat Ahmed dibesarkan, dan lokasi Bow Food Bank yang mengandalkan bank makanan setiap minggunya telah meningkat 800 persen.

“Banyak dari mereka yang datang kepada kami di Bow Food Bank belum pernah menggunakan bank makanan sebelumnya, tetapi keadaan darurat COVID-19 nasional telah mengubah keadaan mereka secara drastis,” kata Ahmed.

“Beberapa tidak mampu membayar pengasuhan anak, beberapa terikat kontrak tanpa jam kerja, dan beberapa dibuat mubazir,” sambungnya. 

Amal dijalankan oleh relawan, artinya setiap sen yang disumbangkan oleh donatur akan dibelikan makanan untuk masyarakat setempat.

Program donasi ini sekarang memberi makan lebih dari 750 orang dewasa dan 1.100 anak setiap minggu. Mayoritas yang datang ke bank makanan itu berasal dari latar belakang etnis minoritas.

 

Baca juga:

Noor Inayat Khan, Muslimah Pertama yang Dinobatkan Jadi Pahlawan di Inggris

 

“Ketika pandemi dimulai, saya ingin membantu komunitas ini - komunitas saya. Amal dimulai di rumah,” kata Ahmed.

Tower Hamlets adalah rumah bagi komunitas Muslim terbesar di Inggris Raya, tetapi berada di tengah krisis kemiskinan yang akut akibat pandemi.

Dengan tingkat kemiskinan 39 persen, ini adalah wilayah termiskin di London, dan memiliki tingkat kemiskinan anak tertinggi di Inggris.

"Ini bukan tentang memutuskan apa yang akan dimakan besok, tetapi mengetahui apakah Anda akan memiliki sesuatu untuk dimakan," ujar Ahmed. (Mr/ Arab News)


Back to Top