Jemaah Umrah India Wajib Vaksin Sebelum ke Arab Saudi

gomuslim.co.id - Operator perjalanan yang juga melayani umroh di India mengimbau calon jemaah untuk melakukan vaksin COVID-19 sebelum berangkat ke Arab Saudi. Imbauan ini disampaikan mengikuti pesan yang disampaikan Kementerian Kesehatan Saudi.

Dilansir dari publikasi Times of India, Rabu (13/1/2021), beberapa hari yang lalu, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammad Saleh Benten, menyarankan semua Muslim yang ingin melakukan umroh agar mendapatkan vaksinasi. Hal ini perlu dilakukan mengingat otoritas Saudi akan mengambil segala tindakan pencegahan untuk menghentikan penyebaran pandemi.

"Ini adalah nasihat yang baik. Semua pihak yang ingin umroh harus divaksinasi setidaknya sebulan sebelum mereka melakukan perjalanan," ujar salah satu pengusaha perjalanan dari Al Khalid Tours & Travels, Yusuf Ahmed Khereda.

Ia juga menambahkan, bagi seseorang yang ingin menerima vaksin, dibutuhkan dua dosis dengan jarak 21 hari. Calon jamaah umroh disarankan mendapatkannya tepat waktu.

 

Baca juga:

Selama Pandemi, Otoritas Masjidil Haram Fasilitasi 6 Juta Muslim Laksanakan Umrah dan Salat Jamaah

 

Pemerintah Saudi telah mengumumkan akan mencabut larangan perjalanan dan mengizinkan penerbangan internasional melanjutkan operasional mulai 31 Maret. Dengan demikian, jamaah asal India tidak dapat melakukan umroh sebelum April.

Peziarah dan operator tur juga menyambut baik dimulainya kembali penerbitan visa umrah, Jumat (8/1) lalu, setelah penangguhan hampir 10 bulan. Meski demikian, operator tur menuntut penerbangan reguler antara India dan Arab Saudi harus dimulai di bawah pengaturan penerbangan yang jelas.

Arab Saudi mengizinkan dimulainya kembali penerbitan visa umroh untuk jamaah internasional pada 1 November 2020. Tetapi, visa untuk jamaah India dan penerbangan terjadwal dari India ke kerajaan Saudi masih ditangguhkan sejak pengumuman itu.

Beberapa warga India lantas memilih melakukan perjalanan ke Arab Saudi melalui Dubai. Namun hal ini tidak dapat diadopsi oleh jamaah umroh mengingat cara tersebut akan meningkatkan biaya dan memerlukan karantina 14 hari di Dubai, yang tidak akan disetujui jamaah umroh.

Imran Alvi dari perusahaan Alvi Tours & Travels mengatakan jamaah umroh sangat menginginkan dimulainya kembali penerbitan visa. Dengan izin yang ada, mereka dapat melakukan perjalanan ke tempat-tempat paling suci Islam di Arab Saudi.

Meskipun umroh dilakukan di Masjidil Haram Makkah, sebagian besar peziarah umroh juga melakukan perjalanan ke Madinah, untuk mengunjungi makam Nabi Muhammad SAW.

Terkait vaksin, Menteri Persatuan Urusan Minoritas India, Mukhtar Abbas Naqvi, sebelumnya mengatakan tengah mengupayakan memberikan vaksin kepada semua jamaah haji dari India tahun ini. Tanggal terakhir penyerahan formulir haji 2021 adalah 10 Januari, sementara pelaksanaannya akan dilakukan pada Juni-Juli.  (hmz/timesofindia/dbs/ihram)

 

Baca juga:

Kemenag Ubah Harga Minimal Umrah di Masa Pandemi


Back to Top