Arab Saudi Dinilai Berhasil Atasi Penyebaran COVID-19

gomuslim.co.id – Upaya Arab Saudi untuk mengatasi penyebaran virus corona (COVID-19) mendapatkan perhatian global. Pasalnya, para peneliti diseluruh Kerajaan menyoroti keberhasilan serangkaian tindakan yang diadopsi dalam beberapa bulan terakhir.

Dilansir dari publikasi Arab News, Rabu (2/12/2020), sejak wabah pandemi pada awal Maret lalu, Kerajaan telah meluncurkan berbagai protokol kesehatan yang telah mengurangi jumlah infeksi dari sekitar 5.000 pada pertengahan Juni menjadi hanya ratusan saat ini.

Organisasi Kesehatan Dunia memuji pendekatan Kerajaan, sementara banyak kepala negara mengutip contoh Saudi sebagai kisah sukses selama KTT para pemimpin G20 pada 22 November.

Sebuah studi yang diterbitkan di Saudi Pharmaceutical Journal berjudul ‘Pentingnya tindakan pencegahan dini dalam menghindari penyebaran COVID-19: Arab Saudi sebagai contoh’ pun menyoroti keefektifan upaya Kerajaan.

 

Baca juga:

Bank Sentral Saudi dan UEA Kembangkan Mata Uang Digital

 

Salah satu penulis, Khalidah Alenzi mengatakan bahwa tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengukur kesiapan negara-negara di seluruh dunia untuk menghadapi pandemi.

Sedangkan Penelitian yang ditulis bersama oleh Dr Thamir Alshammari dan Dr Ali Altebainawi, baru-baru ini dipuji oleh Gavin Newsom, Gubernur California, yang mengatakan bahwa ia berencana untuk menggunakannya - bersama dengan studi dari Prancis dan Jerman - sebagai model untuk yang lebih tangguh. pembatasan di negara bagian.

“Ketika gubernur California mempresentasikan Arab Saudi sebagai salah satu model terbaik untuk tindakan pencegahan dan pencegahan terhadap virus corona, berdasarkan penelitian dari Saudi tim, ia menjelaskan hanya sebagian kecil dari kemampuan Saudi yang sangat baik dalam menangani pandemi,” ungkap Pengawas Pusat Informasi dan Kewaspadaan Obat Regional Kementerian Kesehatan Tabuk, Alenzi

Alenzi mengatakan bahwa tim peneliti telah menunjukkan bahwa tindakan pencegahan dan pencegahan serta protokol kesehatan telah membatasi jumlah kematian, meskipun kritik ditujukan pada tindakan ini pada awalnya.

“Kami terkejut menemukan bahwa kami memulai lebih awal dibandingkan dengan negara lain yang dilanda pandemi, terutama yang berbatasan dengan China seperti Korea Selatan, dan negara-negara di Asia Timur,” jelasnya.

“Berdasarkan logika ini, kami mendapat ide untuk melakukan penelitian independen di Arab Saudi untuk mendeteksi kasus-kasus reaksi dini dan menghadirkannya sebagai model untuk diikuti. Pada awalnya kami berpikir untuk menyajikan penelitian komparatif dengan negara lain seperti Italia dan Prancis, tetapi kami menemukan bahwa analisis data akan ditandai dengan perbedaan yang sangat besar,” lanjutnya menjelaskan.

Selain itu, Alenzi mengatakan bahwa langkah awal Kerajaan menghadapi kritik dari beberapa ahli asing karena terlalu ketat. Kritikus kemudian ‘mundur’ setelah lonjakan kasus dan penyebaran virus yang tidak terkendali di negara masing-masing, katanya.

"Jika bukan karena tindakan pencegahan ekstrim yang diusulkan oleh tim peneliti, kami tidak akan pernah bisa menghindari gelombang kedua dan ketiga dari pandemi," tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa negara-negara seperti Spanyol, di mana terdapat lebih dari 1,6 juta kasus yang dikonfirmasi dan terus meningkat, telah menghadapi protes terhadap langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah mereka, dan sekarang menderita gelombang kedua karena kegagalan mereka untuk mengikuti protokol yang ditetapkan.

Warga Kerajaan, bekerja sama dengan pemerintah dan lembaganya, mampu mempertahankan kendali dan berhasil mengendalikan penyebaran pandemi. Total kasus terkonfirmasi Arab Saudi berada di 357.000, dengan kurang dari 5.000 kasus aktif pada Selasa.

“Pandemi ini telah membuktikan kader Kerajaan yang sangat cakap dan terampil dibandingkan dengan negara-negara Eropa. Ini telah menjadi contoh dengan kemampuannya menyediakan obat-obatan pencegahan dan pengobatan untuk melawan pandemi,” pungkasnya. (mga/ArabNews)

 

Baca juga:

Arab Saudi Akan Berikan Vaksin COVID-19 Gratis untuk Warganya


Back to Top