Apresiasi FOZ, Pemkot Bandung Optimis Zakat Dapat Entaskan Kemiskinan

gomuslim.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengapresiasi kinerja anggota Forum Zakat dalam upaya pengentasan kemiskinan. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Kesra Kota Bandung, Medi Mahendra, saat mewakili Wali Kota Bandung, Oded M Danial saat penutupan Forum CEO Forum Zakat (FOZ) di Ballroom Aryaduta Bandung, Jumat (27/11/2020).

"Lembaga zakat harus memiliki berkontribusi besar dalam membenahi perekonomian besar," kata dia.

Dia berharap, Organisasi Pengelolaan Zakat (OPZ) yang tergabung dalam FOZ dapat optimal mengelola dana zakat.

Tak hanya itu, Meidi mengungkapkan bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini peran lembaga zakat diharapkan membantu dalam penanganannya.

"Saya berharap berbagai kegiatan positif itu dapat terus disalurkan kepada masyarakat dan dapat membuka kepercayaan terhadap lembaga ZIS ini," tuturnya.

 

Baca juga:

Empat Agenda Strategis FOZ untuk Perkuat Gerakan Zakat

 

Diketahui, juga dilakukan nota kesepahaman program Pemberdayaan Lombok dan Malang oleh 47 OPZ anggota FOZ setelah sebelumnya diadakan secara lelang terbuka.

Adapun 47 OPZ tersebut yaitu: Zakat Sukses, Rumah Zakat, DT Peduli, Dompet Dhuafa, YDSF, BSM Ummat, Mizan Amanah, Mandiri Amal Insani, Bazma Pertamina, Dasi NTB, ZIS Indosat, Inisiatif Zakat Indonesia, Baznas DKI, STF UIN, PPPA Daarul Quran, Nurul Hidayat, Baitulmal Munzalan Indonesia, Askar Kauny, Lazis Jateng, YMB PLN, Sedekah Harian, Rumah Yatim, Panti Yatim Indonesia, LAZ Yasa Malang, LMI, Yatim Mandiri, BMH, Laz Al-Bunyan, Laz Darussalam, dan YBM BRI.

Ketua Bidang III FOZ, Angga Nugraha mengatakan bahwa program Pemberdayaan Lombok dan Malang adalah Strategi untuk membangun peradaban gerakan zakat indonesia.

"Kolaborasi adalah kunci pergerakan bagi FOZ. Kita perlu bertanggung jawab secara moral," kata Angga.

Dia menjelaskan dalam pemberdayaan tersebut meliki modal kawasan disatu tempat dan lokasi. "Yang secara terpadu baik dakwah, pendidikan, ekonomi yang ada disatu kawasan yang kita dampingi," jelasnya. (foz/rls)

 

Baca juga:

Zakat dalam Sejarah Indonesia


Back to Top