Saudi Buka Fasilitas Kargo Modern Khusus Obat-obatan di Riyadh

gomuslim.co.id – Menteri Transportasi Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser pada Rabu (25/11/2020) lalu meresmikan fasilitas pasokan medis dan pergudangan baru di Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh.

Dilansir dari publikasi Arab News, Jumat (27/11/2020), Pusat negara-of-the-art perusahaan Saudi Arabian Logistics (SAL) di Cargo Village akan menangani obat-obatan, barang terkait, dan gudang pendingin rumah.

CEO SAL, Omar Hariri mengatakan dalam konferensi pers bahwa pembukaan tersebut bertepatan dengan penerapan langkah-langkah global tentang impor dan ekspor vaksin untuk memerangi pandemi penyakit virus corona (COVID-19).

Menurutnya, upaya internasional membutuhkan suatu tempat unutk menempatkan semua kemampuan operasional dalam keadaan kesiapan maksimum dalam koordinasi dengan otoritas kesehatan.

Area seluas 5.000 meter persegi pun akan digunakan untuk pengiriman obat dan bahan yang mudah rusak, 900 meter persegi di antaranya akan menjadi area pengiriman. Area pendingin baru tiga kali lebih besar dari yang sebelumnya.

 

Baca juga:

Arab Saudi Akan Berikan Vaksin COVID-19 Gratis untuk Warganya

 

Proyek tersebut berisi empat gerbang, tiga di antaranya untuk bahan yang mudah rusak dan satu untuk persediaan medis.

Kapasitas pendinginan fasilitas ini adalah 365.000 ton per tahun yang terdapat di 13 gudang berpendingin untuk persediaan yang mudah rusak dan medis yang datang ke Riyadh.

Pusat ini juga telah dilengkapi dengan 60 perangkat untuk memantau suhu dan tingkat kelembaban setiap lima menit menggunakan sistem cloud untuk menyimpan dan memantau informasi yang disertifikasi oleh Asosiasi Transportasi Udara Internasional.

Total area pemeriksaan meliputi 650 meter persegi pada suhu 17 derajat dan memiliki area pemuatan kontainer medis berpendingin dengan kapasitas hingga 20 kontainer, serta produk isolasi termal dan pengawet suhu.

Sedangkan CEO dari Saudi Food and Drug Authority (SFDA), Dr Hisham Al-Jadhey mengungkapkan bahwa fasilitas tersebut memenuhi standar internasional. “SFDA telah membedakan para ilmuwan Saudi, yang bekerja untuk meninjau standar dan spesifikasi untuk memastikan keefektifan dan keamanan vaksin,” ungkapnya.

Al-Jadhey menjelaskan bahwa SFDA telah mengerjakan tiga aspek terkait dengan vaksin. “Aspek pertama adalah memastikan keefektifan vaksin dan dengan melihat studi klinis dan pra-klinis. Yang kedua adalah memastikan vaksin tersebut aman dengan melihat studi yang telah diajukan untuk menggunakan uji coba yang dilakukan pada vaksin. Dan aspek ketiga, kami memeriksa kualitas vaksin dari adanya cacat, kemampuan produksi, dan kualitas pabrik,” pungkasnya. (mga/ArabNews)

 

Baca juga:

Pemimpin G20 Sepakati Perjanjian Distribusi Vaksin COVID-19 Global yang Adil


Back to Top