Respon Penghinaan Nabi Muhammad SAW, Pakistan Akan Usir Dubes Perancis

gomuslim.co.id – Pemerintah Pakistan menegaskan akan mengusir duta besar Perancis jika parlemen setuju untuk mengakhiri protes kelompok yang memprotes penghinaan terhadap Nabi SAW.

Dilansir dari publikasi Iqna, Jumat (20/11/2020), Pemerintah Pakistan dan kelompok Labbaika ya Rasulullah telah sepakat untuk mengakhiri protes mereka terhadap Perancis dengan imbalan mengusir duta besar Perancis dalam dua hingga tiga bulan setelah disetujui oleh parlemen.

Dalam kesepakatan tersebut juga menetapkan bahwa Pakistan tidak akan mengirim duta besar ke Perancis dan secara resmi akan memboikot produk-produk Perancis, dan puluhan anggota kelompok yang ditangkap dalam beberapa hari terakhir akan dibebaskan.

 

Baca juga:

Pakistan dan Bosnia Sepakat Perangi Islamofobia

 

Pakistan, seperti banyak negara di dunia Islam, telah menyaksikan protes terhadap pembelaan Presiden Perancis, Emmanuel Macron atas penerbitan kartun yang menghina Nabi Islam. Banyak kampanye telah diluncurkan untuk memboikot produk-produk Perancis di Pakistan dan banyak negara Muslim.

Minggu lalu, ribuan aktivis yang berafiliasi dengan gerakan Labbaika menguasai salah satu pintu masuk utama ke Islamabad, ibu kota, yang menghalangi transportasi ke kota.

Menteri Dalam Negeri dan Urusan Agama Pakistan bertemu dengan para pemimpin demo kemarin dan meyakinkan mereka bahwa parlemen akan membahas pengusiran duta besar Perancis. Pemerintah juga berjanji akan memboikot produk-produk Perancis, meski belum jelas apakah impor dari negara itu akan dilarang atau masih tetap bebas.

“Kami akan bubar setelah semua tuntutan kami terpenuhi,” ujar Juru Bicara kelompok tersebut, Qari Zubair.

Perlu dicatat bahwa Pakistan telah memprotes "konfrontasi yang disengaja dengan Islam" di Perancis. Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan menggambarkan pernyataan presiden Perancis itu sebagai serangan terhadap Islam dan meminta negara-negara Muslim untuk bekerja sama untuk melawan penindasan yang meningkat terhadap Muslim di Eropa. (mga/Iqna)

 

Baca juga:

PM Pakistan Minta Facebook Hapus Konten Islamofobia


Back to Top