Usai Terbakar, Restorasi Masjid Kayu Bersejarah Turki Butuh Waktu 700 Hari

gomuslim.co.id – Masjid kayu bersejarah (Masjid Vanikoy) di Istanbul, Turki terbakar, Ahad (15/11/2020) lalu. Proses restorasi masjid berusia 350 tahun ini membutuhkan waktu 700 hari atau selama dua tahun.  

Gubernur Istanbul, Ali Yerlikaya mengatakan masjid yang berlokasi di Bosphorus akan kembali dibuka untuk ibadah pada 2022 mendatang. “Dalam 10 hari, pemeriksaan pertama selesai, dan kami perkirakan dalam dua tahun proyek restorasi selesai,” ujar Yerlikaya seperti dilansir dari publikasi Hurriyet Daily News, Jumat (20/11/2020).

Yerlikaya meyakinkan penduduk bahwa Masjid Vaniköy akan dibangun kembali seperti bentuk aslinya. “Masjid akan diperbaiki jika tidak dibakar. Proyek pembaruan masjid telah dikirim ke pejabat pada 2 November. Sayangnya, kebakaran terjadi,” kata Gubernur.

Masjid Vanikoy sendiri dibangun pada abad ke-17 pada masa pemerintahan Ottoman Sultan IV Mehmed. Masjid ini terletak di sisi Asia Istanbul. Bentuk masjid berstruktur kayu dengan satu menara.

 

Baca juga:

Yayasan Turki Bantu Pembanguan Masjid di Uganda

 

Sebelumnya, Departemen Pemadam Kebakaran Istanbul mengatakan kebakaran yang melanda Masjid Vanikoy yang bersejarah di Istanbul, Turki disebabkan korsleting listrik. Kebakaran di masjid abad ke-17 di sepanjang Bosphorus di distrik Uskudar tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 waktu setempat, Ahad (15/11/2020).

Menurut pemadam kebakaran, kobaran api berasal dari kabel listrik dan kemudian menyebar ke seluruh bangunan. Konstruksi masjid yang terbuat dari kayu mempercepat nyala api.

Puluhan petugas pemadam kebakaran dan beberapa kendaraan telah dengan sigap segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Namun, masjid ikon Istanbul itu mengalami kerusakan yang cukup parah.

Mendengar tentang kebakaran tersebut, Presiden Turki Recep Tayyip Erdo─čan menyatakan dia sedih dengan insiden yang tidak menguntungkan tersebut. Ia lantas berjanji mengembalikan masjid tersebut ke kejayaannya seperti semula dengan melakukan restorasi di masjid tersebut.

"Kami berharap masjid akan direstorasi sesuai dengan tekstur sejarah dan asalnya, meninggalkan warisan untuk generasi mendatang," kata Erdogan. (jms/hurriyet/dailysabah)

 

Baca juga:

Lagi, Turki Temukan Cadangan Gas Baru di Laut Hitam


Back to Top