Inilah Alasan Perempuan di Barat Berbondong-bondong Masuk Islam

gomuslim.co.id – Orang Barat masih banyak yang memiliki persepsi salah tentang Islam. Mereka menganggap Islam adalah agama yang menindas perempuan, merampas hak-hak perempuan, dan merendahkan mereka sebagai properti laki-laki.

Namun demikian, fakta di lapangan menunjukkan semakin banyak perempuan Barat yang masuk Islam karena menghormati martabat dan hak perempuan.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak selebriti perempuan yang masuk Islam. Beberapa di antaranya seperti juara dunia angkat besi Latvia Rebecca Koha, penyanyi Amerika Della Miles , penyanyi-penulis lagu Irlandia  Sinéad O'Connor, dan rapper Prancis Mélanie Georgiades, yang lebih dikenal dengan nama panggung Diam's.

Dilansir dari publikasi About Islam, Selasa (10/11/2020), ada beberapa kepribadian dan faktor di balik keputusan wanita Barat dalam memeluk Islam.

Menghormati Perempuan

Kristiane Backer, seorang presenter TV Inggris, masuk Islam pada tahun 1995. Dia mengaku tidak menyesal masuk Islam. “Sebaliknya, hidup saya sekarang memiliki makna dan kehampaan yang dulu saya rasakan dipenuhi dengan Tuhan, dan itu tak ternilai harganya,” ujarnya seperti dikutip Guardian.

Dia menyebut rasa hormat terhadap perempuan yang menariknya ke Islam. Dia juga membenarkan bahwa dirinya menemukan Islam karena mengangkat nilai dan martabat perempuan.

 

Baca juga:

Tiga Pemuda Muslim Tuai Pujian Usai Bantu Korban Penembakan Wina

 

Nilai Kesetaraan

Bagi Unique Safire, seorang gadis berusia dua puluh tahun keturunan Jamaika yang tinggal di Amerika, kesetaraan ras dan seksual menjadi perhatian utamanya.

Anehnya, hanya pada usia 11 tahun, dia masuk Islam dan menemukan kebahagiaan spiritualnya.

“Ada kerinduan untuk kembali ke Islam. Saya membuat keputusan sadar bahwa inilah agama yang ingin saya jalankan sebagai seorang wanita. Sebuah agama yang setara antara perempuan dan laki-laki dan setara di antara semua ras,” ujarnya kepada Public Radio International (PRI).

Menurut survei penelitian Pew, Islam adalah salah satu agama yang paling berkembang di Amerika, dan dalam beberapa tahun terakhir jumlah orang Amerika yang masuk Islam telah mencapai sekitar 100.000 setiap tahunnya.

Sebuah studi yang dilakukan Lynchburg University di Virginia, AS, menunjukkan persentase wanita Amerika yang telah masuk Islam dibandingkan pria adalah 4 banding satu.

Sementara di Inggris, jumlah mualaf meningkat setiap tahun menjadi lebih dari 5.000 warga Inggris, 75% di antaranya adalah wanita, menurut surat kabar British Independent. (jms/aboutislam)

 

Baca juga:

Alhamdulillah, Masjid Pertama di Athena Yunani Akhirnya Dibuka


Back to Top