Terinspirasi Wanita Bercadar, Hijaber Ini Produksi Jas Hujan Syar'i

gomuslim.co.id - Novi Sarhaanah memproduksi jas hujan syar'i untuk memenuhi kebutuhah muslimah di Tanah Air. Produk jas hujan ini terinspirasi dari wanita bercadar. 

Novi sendiri termasuk muslimah bercadar yang sangat kesulitan mencari jas hujan untuk menutupi bagian tubuhnya. Itulah yang membuat Novi berfikir membuat jas hujan syar'i.

"Ide membuat jas hujan dulu berawal dari kebutuhan pribadi karena saya pakai syari dan saya ada kesulitan kalau menggunakan motor saat hujan, pakai jas hujan biasa masih tetep basah terutama di cadar dan kaus kaki," ungkap Novi seperti dikutip Wolipop, Kamis (29/10/2020).

Wanita yang tinggal di Solo, Jawa Tengah ini menyebutkan jika awalnya ia memulai usaha bersama dengan temannya yang terlebih dahulu berjualan secara offline atau membuka toko. Namun seiring berjalannya waktu mereka berbisnis masing-masing.

 

Baca juga:

Bertajuk Bohemian, Ini Masker Cantik Karya Designer Dani Paraswati

 

"Saya lebih mengembangkan ke desain produk. Jadi yang semula hanya gamis, jilbab dan cadar kini diproduksi saya yang selanjutnya saya membuat tiga desain model," jelasnya.

Novi membuat tiga pilihan jenis jas hujan syari yaitu Gamisha, Aktiva dan Bilqis. Setiap jenis jas hujan tersebut memiliki ukuran yang berbeda-beda dan dibuatnya aneka warna.

"Yang desain pertama Gamisha, itu desainnnya gamis kemudian ada jilbab cadar tali dengan dilengkapi dengan cover shoes untuk melindungi kaus kaki dan bisa sepatu atau sandal. Kemudian desain satunya lagi aktiva itu bentuknya atasan yang bisa dipakai juga jaket juga dan bawahannya berupa rok dan celana," ujar Novi yang menjual jas hujan syari melalui Instagram @sarhaanah.

Novi mengatakan jas hujan syari ini bisa menjadi pilihan muslimah yang butuh gerak lebih leluasa tetapi namun masih mempertimbangkan sisi syari. Jas hujan syari produksinya ini dijual mulai dari harga Rp 255 ribu hingga Ro 325 ribu.

"Dari tiga desain yang paling mahal itu Bilqis, untuk ukuran M Rp 320.000 dan ukuran XL Rp 325.000, menggunakan bahan taslan tebal namun tidak kaku. Dan semua dilengkapi dengan cadar tali dan juga cover shoes," jelasnya.

 

Baca juga:

OPD Etnik Karya Wening’s Line untuk Pejuang Medis Perangi COVID-19

 

Novi terpikir untuk menjual jas hujan syari karena menurutnya jenis jas hujan ini belum terlalu banyak ada di pasaran. Selain itu dia juga melihat sisi keunikan dari jas hujan syari ini.

"Pemain di bisnis ini belum begitu banyak. Jadi secara kompetisi masih belum terlalu ketatlah dan juga pertimbangan lainnya adalah sisi unik karena jas hujan di pasaran itu modelnya biasa banget dan dipakai rata-rata masih basah. Dan ini kita mencoba untuk tampil beda. Sebagai DNA produk kami, jas hujan yang berusaha memberikan proteksi dari ujung rambut sampai ujung kaki namun tetap syari," ujar Novi. (Mr/Wolipop)


Back to Top