UMS Segera Dirikan Museum Peradaban Islam

gomuslim.co.id - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan mendirikan Museum Peradaban Islam Asia Tenggara. Museum itu bakal ditempatkan di gedung edutorium yang hampir selesai proses pembangunannya. Pembangunan museum ini akan melibatkan para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Saya ingin ke depan gedung ini dikunjungi orang terus-menerus termasuk mancanegara karena ada museum, Beberapa profesor dari universitas tersebut (UGM) pernah terlibat pada proyek membangun museum Islam terbesar di dunia yang terletak di Timur Tengah," kata Rektor UMS Sofyan Anif di Solo, Sabtu (24/10/2020).

 

Baca juga:

JK Jadi Saksi Penandatanganan Museum Rasulullah di Indonesia

 

Ia mengatakan, nantinya museum tersebut akan berisi beberapa barang peninggalan sejarah. Contohnya, buku, pakaian adat, dan budaya yang ditetapkan masing-masing negara.

"Indonesia dulunya banyak memiliki kerajaan Islam dan memiliki identitas budaya masing-masing. Tidak hanya tari tetapi juga pakaian dan tulisan. Ini nanti akan ada di museum tersebut," terangnya.

Ia mengatakan untuk tulisan-tulisan mengenai peradaban Islam di Indonesia sendiri, justru saat ini banyak disimpan di Belanda. Termasuk, sejarah berdirinya Muhammadiyah. "Tentu ini akan kami bawa ke museum," kata dia.

Sebelumnya, arsitektur edutorium sekaligus Dosen Arsitek UMS Muhammad Siyam Priyono Nugroho mengatakan saat ini progres pembangunan sudah hampir selesai. Harapannya, akhir bulan ini sudah diserahterimakan karena ada beberapa agenda yang sudah menunggu.

 

Baca juga:

UIN Bandung Bangun Pusat Riset Sejarah Rasulullah dan Peradaban Islam

 

Ia mengatakan, nantinya gedung tersebut bersifat multifungsi karena bisa digunakan untuk beberapa pelaksanaan acara yang berbeda, yaitu pertemuan, perayaan, pameran, ruang seni, dan gedung olahraga.

"Lima fungsi ini bisa dilakukan di sini, bahkan kalau melihat kapasitasnya maka edutorium ini menjadi salah satu gedung pertemuan terbesar di Indonesia," kata Siyam. (Mr/Medcom)


Back to Top