Polisi Muslim di India Diskors karena Berjanggut

gomuslim.co.id Anggota polisi muslim bernama Intsaar Ali yang bertugas di Bahgpat, Uttar Pradesh India di skor dari pekerjaanya karena memanjangkan janggut.

Intsaar Ali yang menjabat sebagai sub-inspektur. Dia dinyatakan melanggar aturan seragam polisi negara bagian setempat.

"Intsaar Ali telah diberikan pemberitahuan karena tidak mengikuti protokol seragam dan (tidak) mencukur janggut-(nya). Meskipun demikian, Ali terus melanggar norma kode pakaian tanpa izin dari otoritas terkait. Dia telah diskors," kata seorang pejabat senior polisi distrik setempat kepada Sputniknews, Kamis (22/10/2020).

 

Baca juga:

Angkatan Udara AS Izinkan Prajurit Berhijab, Berjenggot dan Pakai Turban

 

Sesuai peraturan 425 (b) Mahkamah Agung, hanya personel Muslim yang memelihara janggut dan kumis pada saat komisioning atau pendaftaran sebelum 1 Januari 2002, yang diperbolehkan untuk mempertahankannya.

“Personel seperti itu harus memeliharanya dengan cara yang rapi dan tidak lebih dari panjang yang bisa ditutupi dengan satu kepalan tangan. Umat Muslim yang telah menumbuhkan janggut setelah bergabung dalam tugas harus mencukur janggut mereka. Di bawah dalam keadaan apa pun, seorang Muslim yang memiliki janggut pada saat bergabung dengan layanan sebelum 1 Januari 2002 diizinkan untuk memelihara janggut tanpa kumis. Kumis harus menjadi bagian dari janggut," bunyi peraturan 425 (b).

Intsar Ali, yang ditempatkan di kantor polisi Ramala di distrik Baghpat, mengklaimjanggutnya tidak pernah menjadi masalah selama 25 tahun pengabdiannya.

Buku pedoman kode berpakaian polisi menyatakan bahwa selain anggota komunitas Sikh, anggota polisi lainnya tidak boleh memelihara janggut tanpa izin dari pihak berwenang.

Pejabat polisi Baghpat, Abhishek Singh mengatakan; "Ali diskors kemarin karena dia memelihara janggut tanpa izin dan bahkan setelah instruksi berulang kali, dia gagal mematuhi norma-norma kode berpakaian. Sebelumnya, dia juga diberikan pemberitahuan penyebab tentang masalah tersebut. SI Ali telah ditangguhkan karena ketidakdisiplinan dan penyelidikan telah diperintahkan terhadapnya."

 

Baca juga:

Tantara Muslimah Afrika Selatan Dapat Izin Pakai Hijab

 

Kepolisian Baghpat menambahkan dalam sebuah pernyataan; “Intsar Ali sebelumnya diberikan pemberitahuan karena tidak mengikuti protokol seragam dan memotong janggut di masa lalu. Meskipun demikian, Ali terus mengabaikan norma kode pakaian tanpa izin dari otoritas terkait/tidak bertanggung jawab terhadap tugasnya."

Namun, Ali mengatakan kepada ThePrint, yang dilansir Ahad (25/10/2020), bahwa dia sebenarnya sudah mengajukan izin. "Saya telah menulis surat meminta izin pada November 2019. Saya telah melayani Kepolisian Uttar Pradesh selama 25 tahun, dan hingga sekarang, tidak ada yang menghentikan saya untuk memelihara janggut," katanya. (Mr/Kompas)


Back to Top