BI: Feysen Muslim Potensial Berkontribusi pada Perekonomian Indonesia

gomuslim.co.id – Industri fesyen muslim di Tanah Air terus berkembang dari tahun ke tahun. Bahkan, sektor ini dinilai mempunyai potensi dalam memberikan kontribusi pada perekonomian Indonesia.

Demikian disampaikan Kepala Departemen Ekonomi & Keuangan Syariah Bank Indonesia, M. Anwar Bashori, Kamis (22/10/2020). Anwar menyebut dengan adanya halal lifestyle, pasar Indonesia sangat besar jika bisa dikembangkan dan terus diproduksi.

Anwar menilai dengan adanya pandemi COVID-19 yang menuntut segala aktivitas beralih menjadi digital dan virtual, bisa menjadi peluang baru bagi para pelaku di industri fesyen untuk merambah pasar lebih luas lagi, dengan mengikuti berbagai gelaran fesyen internasional secara virtual.

"Harapannya, dengan adanya fashion week, dan gelaran fesyen lain, bisa jadi kesempatan ekspansi, terlebih dengan virtual showcase juga bisa jadi jalan dan kontribusi ekonomi Indonesia," ujar dia.

Ia optimistis bahwa fesyen dan busana Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain. Menurut Anwar, kekuatan Indonesia berada di nilai lokal dan budaya (local wisdom and herritage value) yang terpampang di kain-kain tradisional hingga model busananya.

"Dengan adanya ide sustaibable fashion dan local wisdom Indonesia ini jadi kekuatan fesyen Indonesia. Bukan cuma jual barang, tapi konsep dan nilainya," kata Anwar.

"Ini mirip-mirip dengan ekonomi syariah, bukan fatwanya yang dijual, tapi value-nya. Potensi ini luar biasa. Local herritage kita: UMKM, index giving, welas asih, dan seni, tidak sama dengan negara lain," imbuhnya.

Bank Indonesia sendiri terlibat di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang merupakan ajang tahunan ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia.

Penyelenggaraan ISEF yang telah memasuki tahun ketujuh ini sebagai upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional guna turut mendorong pemulihan ekonomi nasional.

 

Baca juga:

Dorong Potensi Desainer Muda, Kemenperin Gagas Kompetisi Fesyen Muslim

 

ISEF bertujuan mendorong pengembangan rantai ekonomis bagi ekosistem halal, di mana fesyen muslim merupakan salah satu sektor prioritas di dalamnya.

Tahun ini, ISEF menyelenggarakan Virtual Fashion Show Mercedes Benz Fashion Week Russia yang menampilkan berbagai hasil karya para desainer tanah air.

Sebanyak 10 perancang busana dan empat merek aksesori dari Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA Indonesia) siap untuk tampil dalam pekan mode ini.

Anwar menegaskan, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap kelangsungan kegiatan ISEF tahun ini. Event tersebut merupakan bagian dari upaya mengembangkan karya anak bangsa.

"Kami Bank Indonesia mendung penuh terwujudnya Indonesia sebagai pusat pengembangan fashion muslim," kata Anwar.

Menurut Anwar, kegiatan Virtual Fashion Show Mercedes Benz Fashion Week Russia yang dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober ini merupakan kesempatan luar biasa bagi para fashion designer di Indonesia. Melalui kegiatan ini, para penggiat dunia feysen dapat menampilkan karya mereka kepada masyarakat Indonesia maupun ke mancanegara. (jms/antara/dbs)

 

Baca juga:

Mahasiswa UMM Buat Desain Gamis Muslimah Ramah Pemotor

 


Back to Top