Fase Ketiga Umrah, Arab Saudi Bersiap Terima Jemaah Asing

gomuslim.co.id – Arab Saudi tengah mempersiapkan fase ketiga dimulainya ibadah umrah dan haji di tengah pandemi COVID-19. Menteri Haji dan Umrah Saudi, Dr Mohammed Saleh Benten mengatakan bahwa Kerajaan menyambut semua Muslim yang datang dari luar negeri untuk bisa melakukan umrah.

Dilansir dari Asharq Al-Aswat, Kamis (22/10/2020), Arab Saudi secara bertahap mengizinkan jemaah umrah untuk melanjutkan ritualnya dengan memperkenalkan rencana tiga fase yang mematuhi protokol kesehatan untuk memastikan keselamatan mereka selama perjalanan umrah.

Sebelumnya, Kerajaan telah mengizinkan warga dan penduduk lokal untuk mulai melakukan umrah pada 4 Oktober dengan kapasitas 30 persen, atau 6.000 jemaah per hari.

Sedangkan untuk Muslim dari luar negeri akan dibuka mulai 1 November mendatang. Fase kedua dimulai pada hari Ahad. Tidak ada kasus virus yang dilaporkan di antara para peziarah. Benten mengatakan bahwa membuka umrah untuk orang asing akan menjadi acara terbesar di dunia di tengah pandemi.

 

Baca juga:

Penyandang Disabilitas Punya Tempat Khusus di Dua Masjid Suci

 

Ia menambahkan, aplikasi Eatmarna, akan didedikasikan untuk jemaah yang datang dari luar negeri. Setiap kedatangan akan dites COVID-19 dan kemudian mereka akan diangkut secara berkelompok ke Masjidil Haram di kota suci Makkah. Mereka akan memiliki jalur terpisah untuk diikuti dan lokasi khusus melakukan ibadah.

Selain itu, kata dia, perusahaan penerbangan akan bertanggung jawab untuk memastikan penumpang menerapkan semua tindakan pencegahan kesehatan.

Kementerian Haji dan Umrah pun sedang mengkoordinasikan upayanya dengan Kementerian Kesehatan dalam melaksanakan Umrah tahap ketiga. Benten mengatakan, aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna sangat membantu dalam memantau jemaah dan memastikan keamanan mereka di wilayah Saudi.

Ia mengatakan, pihak berwenang sedang memantau jemaah sebelum kedatangan mereka di Masjidil Haram. Jemaah juga terus dipantau hingga menyelesaikan umrah. Menteri juga memuji kesadaran dan kepatuhan para peziarah terhadap pedoman kesehatan, yang membantu menghindari wabah.

Kepala Kepresidenan Dua Masjid Suci, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais mengatakan tidak ada kasus virus yang dilaporkan di antara para jemaah hingga saaat ini. Arab Saudi pun mendapat pujian dari dalam dan luar negeri atas keberhasilannya dalam mengorganisir dan pencegahan kesehatan jemaah. (mga/AsharqAl-Aswat/dbs)

 

Baca juga:

Tahap Pertama Pembukaan, 125 Ribu Jemaah Laksanakan Umrah


Back to Top