Remaja Ini Terima Bantuan Pendidikan Rumah Yatim Berkat Hafalan 30 Juz Alquran

gomuslim.co.id - Rumah Yatim terus berjuang mendukung pendidikan anak yatim lewat program bantuan ATM Yatim Prestasi. Salah satu penerima bantuan program ini ialah Aulia Fitri, remaja 16 tahun yang telah berhasil menghafal 30 juz Alquran.

Kini, Aulia terancam tidak dapat melanjutkan pendidikannya karena COVID-19 yang mewabah juga berdampak pada penghasilan ibunda Aulia yang tidak lagi bisa membiayai pendidikannya. Aulia kini tetap bersekolah hanya dari toleransi pihak sekolah. Hal ini menjadi alasan Rumah Yatim untuk memberikan bantuan pendidikan berupa ATM Yatim Prestasi untuk menunjang pendidikan Aulia.

 

Baca juga:

Selain Cantik dan Pandai, Ustazah Nabila Ternyata Hafiz Quran Sejak Usia 17 Tahun

 

Aulia tinggal bersama kakak dan ibunya di Jalan Pinang Merah, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau. Ia kini duduk di bangku kelas 1 SMA, sedangkan kakaknya tengah menjalani pendidikan di tingkat perguruan tinggi.

Tahun 2015 silam, ayahanda Aulia meninggal dunia, memaksa ibunda Aulia untuk berjuang sendiri membiayai pendidikan kedua anaknya. Ibunda Aulia bekerja sebagai guru honorer dengan penghasilan Rp.800.000 per bulannya. Dengan penghasilan terbatasnya, upaya ibunda Aulia untuk menyekolahkan anaknya bukanlah tanpa hambatan.

Tahun 2019 silam, ketika Aulia lulus sekolah SMP dan hendak melanjutkan ke jenjang sekolah selanjutnya, Aulia berharap dapat bersekolah di Insan Cendekia Boarding School (ICBS) yang berlokasi di Kelurahan Padang Kaduduk, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Sekolah bergengsi pilihan Aulia merupakan sekolah dengan biaya masuk dan bulanan yang cukup tinggi. Hal ini memberatkan ibunda Aulia secara finansial, selain harus berpisah dengan Aulia selama ia bersekolah.

 

Baca juga:

Masya Allah, Bocah 10 Tahun Ini Mampu Hafalkan 30 Juz Alquran dalam 75 Hari

 

Aulia berhasil diterima di sekolah pilihannya dengan kemampuan hafalan Alquran-nya. Kemampuan ini pun diapresiasi pihak sekolah, hingga menghadiahi Aulia potongan biaya sekolah. Harapan Aulia untuk mengembangkan potensi hafalan Alquran di sekolah pilihannya dilandasi oleh cita-cita Aulia untuk menghadiahi orang tuanya kelak dengan mahkota di surga.

"Saya ingin menolong ayah dan ibu kelak di akhirat dengan hafalan Alquran yang saya miliki. Saya ingin memberi mereka mahkota yang indah di surga kelak, bahwa mereka memiliki anak yang hafal kalam Allah", tutur Aulia ketika ditanya motivasinya menghafal Alquran. (Mr/Pikiran Rakyat)


Back to Top