Saudi Perbanyak Robot Pembersih di Masjidil Haram

gomuslim.co.id - Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci mengumumkan akan menambah jumlah robot yang digunakan untuk membersihkan Masjidil Haram.

Lebih dari 4.500 liter bahan sterilisasi digunakan setiap hari untuk mendisinfeksi Masjidil Haram agar lingkungan tempat suci lebih aman dan sehat.

Direktur Departemen Perlindungan Lingkungan dan Pengendalian Epidemi di Kepresidenan, Hassan Al-Suwairi, mengatakan pihaknya bekerja dengan standar tertinggi untuk mengintensifkan operasi sterilisasi di Masjidil Haram dan alun-alun luar.

“Ini untuk memberikan tingkat kesiapan tertinggi dan untuk menerapkan tindakan pencegahan penularan COVID-19," ujar dia seperti dilansir dari publikasi Arab News, Kamis (15/10/2020).

Kepresidenan, kata dia, sedang mempelajari semua opsi untuk memekanisme penggunaan teknologi dan menyesuaikannya untuk melayani jemaah. Serta menciptakan lingkungan yang aman dan sehat di mana jemaah dapat beribadah dengan mudah.

Al-Suwairi mengatakan robot khusus digunakan untuk sanitasi guna mengimbangi penemuan terbaru dan menggunakan perangkat teknologi terbaik dalam menghadapi virus corona.

“Robot pintar, yang digunakan dalam sterilisasi dan perlindungan lingkungan di ruang tertutup, bekerja dengan sistem kontrol otomatis yang diprogram pada peta sebelumnya, dan memegang paten SLAM, dengan unit atomisasi berkinerja tinggi,” katanya.

 

Baca juga:

Umrah Fase Kedua Dibuka untuk 250 Ribu Jemaah

 

Al-Suwairi mengatakan peluncuran robot presisi tinggi itu akan berkontribusi dalam mengurangi penyebaran virus corona dan penyakit serta epidemi lainnya.

Robot ini melakukan sterilisasi internal pada enam tingkat, yang meningkatkan kekuatan dan keamanan kesehatan lingkungan. Secara cerdas, robot ini menganalisis persyaratan sanitasi sesuai dengan skenario penggunaan. Robot bekerja dari lima hingga delapan jam tanpa campur tangan manusia.

Perangkat tersebut mampu menampung 23,8 liter sanitizer. Volume penyemprotan diperkirakan 2 liter per jam, dan itu bisa menghilangkan bakteri di area seluas 600 meter persegi sekaligus. Ukuran partikel kabut kering yang digunakan dalam proses desinfeksi adalah dari 5 hingga 15 mikrometer.

“Ada tim kerja di Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang terus mengkaji kemungkinan peningkatan jumlah robot pintar di Masjidil Haram secara proporsional,” kata Al-Suwairi.

Ia menjelaskan teknologi tersebut mengurangi campur tangan manusia dan mengukur keamanan lingkungan yang membutuhkan sterilisasi dan desinfeksi berkelanjutan.

Dia meminta para jemaah untuk mematuhi peraturan dan instruksi untuk membantu pelaksanaan rencana keamanan, kesehatan dan pencegahan. Terutama untuk melayani jemaah dan memastikan kenyamanan mereka. (jms/arabnews)

 

Baca juga:

Jemaah Bisa Pesan Tempat Salat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Secara Online


Back to Top