Mengenal Mushaf Tokyo, Naskah Alquran Pertama di Asia Timur

gomuslim.co.id – Mushaf Tokyo merupakan naskah Alquran cetakan pertama di Asia Timur. Mushaf Tokyo sendiri diterbitkan pada 12 Januari 1934 sebanyak 500 eksemplar dengan khat Kazan yang jelas.

Mushaf tersebut diluncurkan setelah pendirian Islam di Tokyo dan atas dukungan keuangan dari badan amal Muslim dari Jepang, Korea dan Pulau Taiki.

Dilansir dari publikasi Iqna, Kamis (15/19/2020), Mushaf Tokyo yang diterbitkan dalam bahasa Arab ini dicetak menggunakan kertas berkualitas tinggi dalam volume sedang dan berdasarkan naskah cetak Alquran di kota Kazan, yang berasal dari tahun 1913.

Alat pencetakan dan koleksi huruf-huruf bahasa Arab untuk penerbitan Alquran ini pun tiba di Jepang pada tahun 1928 dari Turki (pada masa pemerintahan Ataturk, ketika pencetakan bahasa Turki dengan huruf Arab dilarang di negara ini).

 

Baca juga:

Masjid Indonesia Tokyo di Jepang Tak Gelar Salat Idul Adha

 

Muslim Jepang, dengan sumbangan amal dari kota Tokyo, Seoul, Korea, dan pulau Taiki di Jepang utara, mendanai pencetakan Alquran dan mengumpulkan sekitar 2.000 yen Jepang (per dolar saat itu 4 yen).

Pencetakan setiap naskah Alquran membutuhkan biaya sekitar 10 yen. Setelah pencetakan selesai, naskah-naskah dikirim ke Muslim Tatar yang tinggal di Cina, Korea, Finlandia, dan Polandia.

Acara pembukaan naskah Alquran ini berlangsung di Seoul. Masyarakat Islam Tokyo menyumbangkan naskah Alquran tercetak kepada Hirohito, Kaisar Jepang ke-124 (1926-1989).

Namun, sebelum naskah lengkap Alquran di Jepang, seperempat surah Yasin diterbitkan pada tahun 1931 oleh percetakan Islam Tokyo berdasarkan naskah dalam khat Kazan. Naskah mushaf Tokyo saat ini tersedia di Museum Kebudayaan Islam di Masjid Qolsharif di Kazan, Tatarstan. (mga/Iqna)

 

Baca juga:

Ratusan Ribu Muslim di Jepang Kekurangan Lahan Makam


Back to Top