Milad ke-23, FOZ Gelar Talkshow ‘Kontribusi Gerakan Zakat untuk Kemaslahatan Umat’

gomuslim.co.id - Gerakan Zakat tak hanya dibangun oleh satu, dua pihak, namun seluruh pihak termasuk para Muzakki dan Amil di OPZ yang tersebar di seluruh Indonesia. Semua bersinergi dalam komitmen menjadi kontributor kebaikan demi menerbitkan senyum mustahiq, termasuk saat Indonesia tengah didera pandemi COVID-19.

Dalam penanganan COVID-19, anggota Forum Zakat berhasil mengalokasikan dana lebih dari 500 M untuk pihak-pihak yang terdampak. Di luar itu, selama ini Zakat juga telah membuktikan peran penting di lima sektor yaitu Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan, Dakwah, dan Sosial Kemanusiaan.

Karena itu, pada perayaan Milad FOZ ke-23, Forum Zakat ingin mengafirmasi kontribusi gerakan zakat dengan menggelar Talkshow ‘Kontribusi Gerakan Zakat untuk Kemaslahatan Umat’ secara daring pada Rabu, (23/9/2020).

 

Baca juga:

Arsitektur Gerakan Zakat Indonesia: Meninjau Tata Kelola UU Zakat

 

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kemenag RI Drs. H. Tarmizi Tohor, Ketua Umum FOZ, Bambang Suherman, Sekretaris Jenderal FOZ Nana Sudiana, Goris Mustaqim dan Sandiaga Uno sebagai pembicara talkshow.

Bambang Suherman dalam sambutannya mengatakan, tantangan bagi pegiat zakat adalah meningkatkan peran serta dan kontribusi dalam pengentasan kemiskinan, dengan membangun dinamika di lembaga zakat yang dikelola. Forum Zakat, kata dia, memastikan seluruh penggerak zakat di Indonesia mampu memperkuat gerakan zakat.

"Dalam situasi pandemi COVID-19, kita dituntut untuk hadir bagi masyarakat agar bisa mengelola sumberdaya. Hari ini menjadi momentum bersejarah untuk menguatkan komitmen bahwa forum zakat akan terus dirawat, untuk memastikan selalu ada senyum bagi para dhuafa dan bahagia bagi para muzakki," jelasnya.

Sementara, Tarmizi Tohor mengapresiasi segala dedikasi dan pengabdian dalam mengawal dan mengembangkan gerakan zakat. "Dirjen Bimas Islam mengajak anggota FOZ dan amil untuk bersinergi. Dalam fungsi pembinaan: mengayomi LAZ dari aspek regulasi, pengumpulan zakat, tata kelola. Dalam engawasan: pengawas LAZ agar sesuai aspek kepatuhan sayariah dan manajemen tata kelola," tuturnya.

 

Baca juga:

FOZ Kirim 13 Lembaga Zakat di Aksi Peduli Erupsi Sinabung

 

Saat ini, sinergi Kemenag dan Forum Zakat telah mencakup di lima program yakni; Kampung Zakat, di mana Kampung Zakat ini dapat menjadi rujukan desa secara nasional. Kedua, peningkatan literasi zakat, ketiga kompetensi amil, keempat audit syariah dan Kepatuhan, dan Edukasi Zakat.

Dalam sesi talkshow, Nana Sudiana, Goris Mustaqim dan Sandiaga Uno memaparkan berbagai pengalaman dan harapannya terkait dunia zakat. (Mr/rls)


Back to Top