Tekan Angka Pernikahan Dini dan Perceraian, Pemprov Babel Gencarkan Da'i Bina Umat

gomuslim.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tengah menggencarkan program dai bina umat guna menekan angka pernikahan dini dan masalah sosial masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

"Sebelum pandemi COVID-19 ini, kita sudah menganggarkan dana bantuan dan mengangkat dai bina umat di kabupaten/kota," ujar Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan, Rabu (23/9/2020).

Ia menilai, dai selain sebagai tokoh masyarakat, penghulu juga berperan menekan angka pernikahan dini, kekerdilan, perceraian, paham radikalisme dan masalah sosial masyarakat lainnya di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur, dan Kota Pangkalpinang. "Alhamdulillah, program ini cukup berhasil menekan angka pernikahan dini, stunting, perceraian dan masalah sosial lainnya di masyarakat," ungkapnya.

 

Baca juga:

Wagub Jabar Ajak Masyarakat Jaga Ulama

 

Selain itu ia mengungkapkan bahwa saat ini, Pemprov Kepulauan Bangka Belitung hanya menunggu komitmen Pemkot Pangkalpinang dalam mengoptimalkan dai bina umat ini, karena kabupaten lainnya sudah menyatakan siap menyukseskan program ini.

"Anggaran program ini sudah siap, kami hanya menunggu Pangkalpinang, artinya jika pemkot tidak berkenan program ini maka dipersilakan mengirim surat ke pemprov, seperti bantuan penanggulangan COVID-19 kemarin ada daerah yang tidak mau menerima bantuan tersebut," paparnya.

Ia menambahkan, dai bina umat ini untuk menjalankan program badan pembina perkawinan, perselisihan, dan perceraian di masyarakat. Dai bina umat juga berfungsi sebagai penghulu yang memberikan pengarahan kepada calon pengantin wanita dan pria, bagaimana mewujudkan keluarga berkualitas, sehat dan sejahtera.

"Keberadaan dai bina umat ini juga mempersiapkan kepala keluarga yang harus siap dalam menghadapi tatanan kehidupan baru ini, jika tidak siap tentunya kasus COVID-19 di daerah ini akan mengalami peningkatan," pungkasnya. (mga/Antara)

 

Baca juga:

Gubernur Sumbar: Festival Ekonomi Syariah Dongkrak Ekonomi di Tengah Pandemi


Back to Top