Ustaz Muzammil: Dengan Alquran, Kita Bisa Kembalikan Peradaban

gomuslim.co.id - Laznas PPPA Daarul Qur'an menggelar acara kajian online dengan tema 'Qur'an is My Live', Jum'at (18/9/2020) sore. Kajian online ini diisi oleh qari muda asal Aceh, Ustaz Muzammil Hasballah. 

Dalam tausiyahnya, Ustaz Muzammil mengatakan pentingnya umat untuk kembali kepada Alquran. Karena dengannya, umat Islam bisa mengembalikan peradaban. "Hanya dengan kembali kepada Alquran, kita bisa mengembalikan peradaban," ujar dia.  

Laznas PPPA Daarul Qur'an dan Ustaz Muzammil kali ini berkolaborasi mengangkat kembali tema Alquran dengan harapan dapat menyasar anak-anak millenial agar mereka semakin dekat dengan Qur'an. Masih bertajuk kajian online guna menghindari kerumunan jamaah secara langsung dan menaati peraturan pemerintah terkait protokol kesehatan COVID-19 mengenai larangan menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

 

Baca juga:

Pandai Baca Alquran, Bocah Ini Dapat Hadiah Uang Tunai dan Umrah Gratis

 

Dalam kajiannya, Ustaz Muzammil menyayangkan sikap generasi muda yang belum mencerminkan kebangkitan Islam. Sebab menurutnya anak-anak muda zaman sekarang lebih tertarik dengan hiburan dibandingkan dengan ilmu pengetahuan. 
"Kan, anak-anak sekarang sukanya drama settingan, prank nggak jelas, musik-musik yang melalaikan, itu yang masih mendominasi trending topik kita hari ini. Bukan ilmu pengetahuan, bukan ceramah ulama, kajian," ungkapnya serius. 

Ia pun menjelaskan bahwa kebangkitan peradaban tak dapat dicapai jika masyarakat belum sadar akan hal ini. "Makanya bangkitnya peradaban masih jauh kalau masyarakatnya masih mencintai hiburan daripada ilmu pengetahuan, maka kesadaran ini harus dimulai dari kita," tutur pria asal Aceh tersebut. 

Setelah mengulas kebiasaan anak-anak muda yang menurutnya masih perlu perbaikan, Ustaz Muzammil pun menawarkan soluisi bersama untuk kepentingan umat yakni dengan kembali kepada Alquran. Meskipun hal itu tidak dapat dilakukan dengan instan, melainkan dengan pengorbanan dan perjuangan yang keras dari berbagai pihak. 

"Hanya dengan kembali kepada Qur'an, kita bisa mengembalikan peradaban, ini bukan kerjaan sehari dua hari, bicara peradaban itu adalah bicara hal yang lama," tukas lulusan Institut Teknologi Bandung itu. 

Tak tanggung-tanggung, ia pun mengingatkan kepada para peserta kajian agar menjadi pelopor perubahan tersebut. Caranya dengan mendidik anak-anak dan keturunan agar kelak mereka dapat mengenal Allah dan Alquran terlebih dahulu sebelum dikenalkan dengan hal-hal berbau duniawi.

 

Baca juga:

Kisah Anak Pedagang Mie Ayam yang Hafal Alquran

 

"Temen-temen yang menyimak hari ini, mari niatkan generasi setelah kita, penerus kita, anak-anak kita, pastikan mereka mengenal Allah sejak kecilnya, jadi sholih sebelum besarnya, jadi ahlul Qur'an sebelum dewasanya, karena mengubah anak yang sudah dewasa yang terlanjur belum sholih sejak kecil itu rumit," pungkasnya. 

Sebelum menutup kajian, Ustaz Muzammil mengutip wasiat ulama dengan berkata, "kata ulama, didiklah anak menjadi sholih sebelum besarnya, karena itu aset, aset untuk peradaban. Didik dengan Qur'an, harus dengan urutan yang benar, makanya kita perlu belajar terus dari ulama,"imbuhnya. (Mr/Daqu).


Back to Top