Gandeng Indessota, ACT Salurkan 3500 Makanan Siap Santap untuk Korban Luwu Utara

gomuslim.co.id - Indonesian Essential Oil Trade Association (Indessota) berkolaborasi dengan ACT Sulawesi Selatan, dengan menyalurkan bantuan makanan siap santap bagi penyintas banjir bandang Luwu Utara.

Pendistribusian makanan siap santap yang diolah di Humanity Food Truck ini merupakan bentuk kepedulian Indessota dan ACT untuk warga Luwu Utara yang sampai saat ini masih merasakan dampak banjir bandang. Tak sedikit warga yang masih bertahan di tenda pengungsian karena tempat tinggal mereka terkubur lumpur tebal.

Sebanyak 3.500 porsi makanan siap santap tersaji bagi warga terdampak bencana. Proses memasak yang dilakukan di truk berdapur yang dibawa dari Jakarta ini pun melibatkan puluhan relawan Masyarakat Relawan Indonesia yang bertugas untuk penanggulangan bencana banjir bandang. Aksi pemenuhan pangan tersebut dilakukan karena makanan siap santap menjadi kebutuhan yang selalu mendesak.

Wira, perwakilan dari Indessota, mengatakan, bantuan yang disalurkan melalui ACT tersebut merupakan amanah dari pelaku eksportir minyak atsiri ke korban bencana di Luwu Utara. Kabupaten Luwu Utara sendiri merupakan salah satu sentra penghasil minyak atsiri.

 

Baca juga:

Lewat Program Wakaf Modal Usaha Mikro, ACT Bantu Pelaku UMKM Bekasi Terhindar Jeratan Riba

 

“Bantuan pangan ini merupakan bentuk kepedulian kami (Indessota) yang di dalamnya juga terdapat perusahaan-perusahaan yang juga bergerak dalam bidang eksportir minyak atsiri. Semoga bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir bandang,” harap Wira.

Ribuan porsi makanan siap santap nantinya akan didistribusikan ke warga terdampak selama satu pekan lamanya. Warga yang berada di 12 lokasi pengungsian menjadi target penerima manfaat.

Aksi pembagian makanan siap santap dari Humanity Food Truck di Luwu Utara ini bukanlah yang pertama kali. Sejak awal Agustus lalu, truk berdapur yang didatangkan langsung dari Jakarta telah melakukan puluhan aksi dengan total lebih dari 20 ribu porsi makanan terdistribusi.

Selain truk, koki dan kru armada yang datang langsung dari Jakarta, relawan MRI Sulsel pun ikut dilibatkan. Jumlahnya mencapai ratusan orang terlibat dalam aksi kebaikan ini.

Andi Syurganda Haruna dari tim Program ACT Sulsel menjelaskan, Humanity Food Truck selama lebih dari satu bulan melakukan aksi di Luwu Utara dengan tujuan menghidangkan makanan siap santap. Hal tersebut dilakukan karena nyaris semua warga terdampak hingga kini tinggal dipengungsian tanpa membawa harta benda, termasuk alat masak.

“Saat ini sudah lebih dari dua bulan pascabanjir, tapi warga terdampak masih membutuhkan bantuan. Hal tersebut karena bencana yang terjadi pertengahan Juli lalu sangat besar kejadian dan dampaknya,” pungkasnya. (hmz/act)

 

Baca juga:

Selamatkan Bangsa dengan Wakaf, ACT: Ini Jawaban Isu Kemiskinan di Tengah Pandemi


Back to Top