Baznas Salurkan Bantuan Penanganan COVID-19 Sebanyak Rp 42 Miliar

gomuslim.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menyerahkan dana bantuan amanah masyarakat kepada warga yang tekena dampak COVID-19 hingga 4 Agustus 2020, mencapai Rp 42 miliar.

Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), M Arifin Purwakananta mengatakan, Baznas telah membantu 419.991 jiwa dari program darurat kesehatan dan sosial ekonomi yang dilaksanakan semenjak Maret 2020 pada awal pandemi COVID-19.

Dana zakat, infak dan sedekah diwujudkan dalam bantuan tunai mustahik, bantuan sembako, cash for work, pembagian makanan siap saji, penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dukungan Alat Pelindung Diri (APD), layanan jenazah, ruang isolasi, dan lainnya.

"Baznas terus mengkampanyekan kepada masyarakat untuk berzakat sekaligus mendorong semua pihak untuk berjuang bersama melewati krisis akibat pandemi COVID-19," kata Arifin dalam keterangannya, Selasa (11/8/2020).

Dia menjelaskan, zakat yang ditunaikan melalui Baznas juga disalurkan bagi masyarakat terdampak COVID-19 terutama bagi mustahik yang menjadi kaum paling rentan saat terpukul krisis.

 

Baca juga:

Kampanye Jaga Jarak, BAZNAS Luncurkan Brand Peduli COVID-19

 

"Dengan terus berzakat, akan menambah manfaat berjuang yang telah dilakukan masyarakat secara bersama-sama dalam menghadapi krisis ini," imbuhnya.

Dalam skala nasional, penanggulangan dampak COVID-19 oleh Baznas dan Lembaga Amil Zakat Se-Indonesia telah diterima manfaatnya oleh 5.177.390 jiwa terhitung hingga 4 Agustus 2020.

Untuk mendorong masyarakat mematuhi protokol kesehatan, Baznas meluncurkan brand peduli COVID-19 dengan memberikan tanda jarak antar huruf pada logo resmi yang saat ini digunakan. Tanda jarak ini merupakan penggambaran dari salah satu protokol kesehatan, yakni physical distancing atau menjaga jarak aman antar orang.

Arifin menguraikan, brand peduli COVID-19 ini tidak menggantikan logo garuda Baznas. Melalui logo peduli COVID-19, Baznas mencoba menyadarkan masyarakat atas bahaya penyebaran virus tersebut dalam kehidupan manusia.

"Baznas tidak sedang berganti logo. Baznas hanya ingin mengenalkan logo peduli COVID-19 dengan mengkampanyekan jaga jarak, selain juga kampanye tentang penggunaan masker, kebiasaan mencuci tangan dan aturan lain yang terkandung dalam protokol COVID-19," jelasnya

Dia mengatakan, logo merupakan cara komunikasi yang baik karena telah dikenal oleh masyarakat luas. Melalui peluncuran brand Baznas Peduli Covid-19 ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mayarakat atas bahaya COVID-19.

"Sebanyak 233,405 muzaki dan jutaan orang yang telah mengenal logo Baznas, menjadi sasaran sosialisasi kesadaran Covid-19 ini. Sejumlah 777.322 mustahik juga dapat diajak dalam penjagaan diri sesuai protokol kesehatan," pungkasnya. (hmz/baznas)

 

Baca juga:

BAZNAS Kota Bekasi Salurkan Rp 1,7 Miliar untuk Siswa-siswi Sekolah Islam


Back to Top