Tetty Melina Lubis, Jenderal Perempuan Berhijab yang Jadi Pimpinan di TNI AD

gomuslim.co.id - Sebanyak 20 perwira TNI Angkatan Darat, berkesempatan untuk dilantik dan mendapat kesempatan untuk naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya. Adalah Tetty Melinda Lubis, menjadi satu-satunya jenderal perempuan berhijab yang dilantik pada kesempatan tersebut.

Jenderal Andhika, Kepala Staf TNI Angkatan Darat secara langsung hadir dan memimpin acara korps kenaikan pangkat perwira tinggi TNI AD di Markas Besar Angkatan Darat pada Jumat, (24/7/2020) lalu

Hal tersebut diketahui berdasarkan unggahan video di akun Instagram @tni_angkatan_darat pada Kamis (6/8/2020).

 

Baca juga:

Ini Prajurit TNI Berhijab Pertama yang Jadi Komandan Pasukan PBB

 

Tetty Melinda Lubis merupakan Direktur Hukum Angkatan Darat (Dirkumad), yang baru saja dilantik dan naik pangkat menjadi Brigjen TNI. Ia menjadi satu-satunya perwira wanita yang dilantik pada acara korps kenaikan pangkat perwira tinggi TNI AD tersebut.

"Saya sangat menikmati tugas saya, dipercaya oleh negara. Disinilah tugas baru saya sebagai Direktur Hukum, dapat memberikan dukungan hukumnya, baik melalui penyuluhan maupun mensosialisasikan perundang-undangan yang berlaku di NKRI yang sangat kita cintai ini," ujar Brigjen TNI Tetty Melina Lubis.

Sebelum mengemban tanggung jawab sebagai Direktur Hukum Angkatan Darat, Brigjen Tetty Melinda Lubis pernah menjabat sebagai pimpinan di lingkungan TNI AD yakni sebagai Kepala Hukum Kodam III/Siliwangi, Komandan Pendidikan Korps Wanita TNI AD di Lembang.

Brigjen Tetty juga pernah menjabata sebagai Ketua Sekolah Tinggi Hukum Militer yang bertugas untuk mendidik para perwira agar mengambil gelar Sarjana Hukum dan Magister Hukum.

Brigjen Tetty mengatakan, jika tugas utama dari Direktorat Hukum TNI AD yang dipimpinnya memiliki tugas pokok untuk memberikan bantuan hukum, dukungan hukum, perundang-undangan kepada Kepala Staf Angkatan Darat. Selain itu, Dirkumad juga bertugas untuk memberikan penyuluhan hukum kepada para prajurit di satuan yang terkait dalam lingkungan TNI AD agar tidak melakukan pelanggaran.

 

Baca juga:

Angkatan Udara AS Izinkan Prajurit Berhijab, Berjenggot dan Pakai Turban

 

Ia mengungkapkan harapannya untuk kedepan, agar Ditkumad dapat berkembang ke era digital agar lebih memudahkan komunikasi dengan para prajurit di seluruh Indonesia.

"Untuk ke depannya Direktorat Hukum TNI AD yang sudah baik selama ini dapat memberikan kontribusinya kepada TNI AD dalam fungsinya sebagai biro konsultasi hukum," ujar Dirkumad. (Mr/merdeka)


Back to Top