Imbas Hagia Sophia, Muslim Athena Khawatir Yunani Tunda Pembukaan Masjid

gomuslim.co.id – Pasca Hagia Sophia kembali menjadi masjid, umat muslim di Athena, Yunani justru sedang dilanda kekhawatiran. Mereka takut tempat ibadah resmi (masjid) yang tertunda selama lebih dari satu dekade, akan kembali ditutup.

Athena sendiri merupakan satu-satunya ibu kota Negara di Eropa yang tidak memiliki masjid. Proyek pembangunan masjid di Athena baru disetujui negara pada 2007. Tetapi itu langsung mendapat tentangan kuat dari Gereja Ortodoks yang berpengaruh, serta dari kelompok nasionalis.

"Saya pikir setelah kejadian ini, mungkin akan lebih sulit untuk membuka masjid resmi yang telah kami tunggu selama sepuluh tahun," kata Imam Atta-ul Naseer, pengelola masjid darurat di apartemen pusat Athena, seperti dilansir dari publikasi Daily Sabah, Kamis (6/8/2020).

Sebuah keajaiban arsitektur abad ke-6, Hagia Sophia, bekas basilika Bizantium, diubah menjadi masjid pada tahun 1453 setelah Istanbul direbut oleh Kesultanan Ottoman. Namun, pada tahun 1934, monumen tersebut diubah menjadi museum.

Pada bulan Juli lalu, pengadilan tinggi Turki memutuskan bahwa Hagia Sophia diubah menjadi masjid dan membatalkan keputusan pemerintah tahun 1934.

'Masjid adalah masjid'

"Saya pikir masjid harus tetap menjadi masjid. Itu tidak boleh menjadi gereja atau apa pun. Sama seperti orang Kristen mengharapkan Hagia Sophia tetap menjadi gereja, umat Islam mengharapkan hal yang sama," kata Imam Naseer.

Masjid resmi di Athena, tanpa menara dan di bawah pengawasan negara Yunani, diperkirakan akan dibuka pada akhir musim gugur di distrik industri Elaionas, timur laut Athena.

Namun sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan komunitas Muslim yang berjumlah hampir 300.000 orang, banyak masjid darurat, di apartemen, ruang bawah tanah dan bahkan gudang, telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.

Naseer percaya bahwa masjid Ottoman bersejarah di Athena, seperti yang ada di alun-alun Monastiraki yang telah diubah menjadi museum, bisa berfungsi sebagai tempat ibadah bagi umat Islam.

Presiden Recep Tayyip Erdo─čan sendiri telah mengusulkan hal ini kepada para pemimpin Yunani di masa lalu.

Tapi masalah ini rumit di negara yang merupakan bagian dari Kekaisaran Ottoman selama berabad-abad, sebelum mendapatkan kembali kemerdekaannya pada abad ke-19.

 

Baca juga:

Turki Surati Tokoh Muslim Dunia soal Hagia Sophia

 

Sentimen anti-Turki

Di Yunani, sentimen anti-Turki tetap kuat dan ketegangan saat ini antara kedua negara terkait migrasi dan eksplorasi energi di Mediterania Timur memperkuat permusuhan ini.

Tinggal di Yunani selama tujuh tahun terakhir, imam kelahiran Pakistan ini menghadapi rasisme dan terkadang bahkan kekerasan oleh militan neo-Nazi.

"Tetapi secara umum, orang Kristen dan Muslim hidup bersama secara damai," katanya.

Dalam upaya mengatur masjid seadanya, negara Yunani menetapkan aturan operasional yang ketat.

Operator harus mendaftarkan nama perwakilan agama dan latar belakangnya, jumlah jemaah tetap dan sumber pendapatan pendirian.

Ruang salat juga harus memenuhi standar keselamatan, yang mencakup alarm kebakaran, fasilitas sanitasi, dan pintu keluar darurat.

"Prosedurnya rumit dan memakan waktu. Beberapa masjid telah mendapatkan izin dari kementerian," kata Naseer.

Di kawasan Athena, Pakistan, sebuah pintu hijau menonjol di jalur perbelanjaan: pintu masuk ke Masjid Al Jabbar.

Imam Bangladesh, Abu Bakar dengan bangga menunjuk ke dokumen kementerian yang didambakan, ditempel di dinding.

“Sejak 2017, kami beroperasi secara legal. Masjid resmi yang ingin dibuka oleh negara Yunani jauh dari pusat kota Athena tempat banyak pengungsi Muslim tinggal dan hanya dapat menampung 350 orang," ujar dia.

"Masjid tidak resmi yang menjadi legal, seperti milik kami, akan tetap diperlukan bagi Muslim yang ingin menjalankan keyakinan mereka di Athena," sambung Abu Bakr.

Satu-satunya masjid yang berasal dari era Ottoman yang saat ini beroperasi di Yunani terletak di wilayah perbatasan dengan Turki, di Thrace, tempat tinggal minoritas Turki sebanyak 150.000 orang. (jms/dailysabah)

 

Baca juga:

Masjid Hagia Sophia Gelar Salat Idul Adha


Back to Top