UNESCO Perpanjang Peran Ilmuwan Medis Saudi sebagai Duta Persahabatan

gomuslim.co.id – Direktur Jendral Organisasi UNESCO, Audrey Azoulay memperpanjang peran ilmuwan medis Saudi, Dr Hayat Sindi sebagai Duta Persahabatan UNESCO untuk dua tahun ke depan.

Sindi merupakan wanita kelahiran Makkah yang diberi gelar atas karyanya. Dia menciptakan ekosistem kewirausahaan dan inovasi sosial bagi para ilmuwan, teknolog, dan insinyur di Timur Tengah dan di seluruh dunia.

Dilansir dari publikasi Arab News, Rabu (5/8/2020), Sindi adalah wanita pertama dari Teluk yang memperoleh gelar Ph.D. dalam bioteknologi dari Universitas Cambridge. Dia merupakan salah satu anggota wanita pertama dari Dewan Shoura Saudi.

Selain itu, Sindi bersama tim Universitas Harvard menciptakan Diagnostics for All, sebuah program untuk menciptakan perangkat diagnostik terjangkau bagi jutaan orang di daerah-daerah miskin.

Pada tahun 2008, Sindi memimpin tim Diagnostics for All ke tempat pertama dalam kontes rencana bisnis Harvard Business School, jalur perusahaan sosial. Dia juga memenangkan Kompetisi Kewirausahaan MIT $ 100K dan menjadi satu-satunya tim yang menempati posisi teratas di kedua kompetisi di tahun yang sama.

 

Baca juga:

Wanita Iran Ini Terpilih Sebagai Pengusaha Paling Modis di UEA

 

Ia mendirikan Institut i2 yang bertujuan memberdayakan dan menginspirasi generasi inovator berikutnya untuk mewujudkan impian mereka dan berkontribusi bagi dunia. Dia juga menemukan alat diagnostik berbiaya rendah untuk deteksi dini kanker payudara dengan mengubah cahaya menjadi suara, dan memegang sembilan paten.

Pada tahun 2017, Sindi ditunjuk sebagai kepala penasihat ilmiah untuk presiden Bank Pembangunan Islam. Sejak itu saat itu, dia menempatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi di jantung kerja bank dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Sindi terpilih sebagai salah satu dari 150 Wanita yang Mengguncang Dunia Newsweek. Dia menduduki peringkat kedua majalah Forbes pada daftar wanita Arab paling kuat di Arab Saudi. Dia juga terpilih lagi oleh Newsweek dan The Daily Beast, sebagai salah satu dari 150 wanita tak kenal takut. 

Pada tahun 2018, ia dinobatkan BBC sebagai 100 wanita paling inspiratif dan berpengaruh di dunia.

Pada 2015, Sindi ditunjuk sebagai penasihat kehormatan untuk Program Lingkungan PBB untuk KTT Eye on Earth dan pada tahun berikutnya bergabung dengan 10 anggota kelompok yang mendukung mekanisme fasilitasi teknologi untuk tujuan pembangunan berkelanjutan.

Baru-baru ini, Sindi ditunjuk oleh G20 sebagai duta global untuk kemitraan kesehatan dan pembangunan kelompok. (mga/ArabNews)

 

Baca juga:

Pemuda Difabel asal Iran ini Masuk 10 Pemuda Terkemuka Dunia


Back to Top