Ikuti PP Muhammadiyah, PDM Kotabaru Alihkan Kurban Jadi Zakat

gomuslim.co.id - Ikuti Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kotabaru, Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadakah Muhammadiyah (LazisMu) beserta Lembaga dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah se-Kabupaten Kotabaru alihkan kurban menjadi zakat.

Ketua PDM Kotabaru, Abdul Samad menjelaskan di tengah wabah pandemic COVID-19, semangat Warga Persyarikatan Muhammadiyah Kotabaru masih tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya dana yang terkumpul untuk ditasyarufkan ke warga lain kurang beruntung.

Menurutnya, meskipun telah mengikuti maklumat yang dikeluarkan oleh PP Muhammadiyah tentang pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang dialihkan menjadi zakat. Tapi masih banyak Warga Persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Kotabaru yang tetap menyalurkan bantuannya dalam bentuk hewan kurban.

 

Baca juga:

Gubernur DKI Jakarta Serahkan 1 Ekor Sapi Kurban ke Lazismu

 

“Ada masih Sebagian masyarakat/jamaah kita yang beranggapan bahwa kurban itu adalah meyembelih dan bukan dalam bentuk yang lain. Tapi yang saya tangkap dari kegiatan ini artinya ditengah pandemic COVID-19 meningkatkan kesadaran warga kita untuk berinfak.” kata dia.

Abdul Samad berharap kepada Warga Muhammadiyah Kotabaru untuk senantiasa meningkatkan semangat filantropi. Dalam konteks Idul Adha atau pemotongan hewan kurban, Ia secara khusus menekankan bahwa, berkurban bukan hanya dilakukan dengan memotong hewan melainkan bisa juga dialihkan menjadi bentuk bantuan lain yang bisa digunakan secara maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Kantor Layanan LazisMu Kabupaten Kotabaru, Syalafuddin menambahkan pada Hari Raya Idul Adha tahun ini pihaknya melakukan pemotongan hewan sebanyak 17 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Rencannya, daging hasil pemotongan hewan kurban akan disalurkan ke Kecamatan Sengayam.

 

Baca juga:

Lazismu Gelar Pelatihan dan Pendampingan UMKM di Ciamis

 

Disalurkannya daging ke Daerah Sengayam menurut Salafuddin dimaksudkan untuk turut mengembirakan warga terdampak COVID-19, serta di daerah tersebut merupakan Kawasan yang dihuni mayoritas mualaf. Jadi selain untuk membantu warga terdampak covid-19, daging kurban juga untuk mengembirakan.

Proses pemotongan hewan kurban dilakukan pada 1 Agustus 2020 bertempat di Masjid Al Istiqomah, Kabupaten Kotabaru. Sedangkan terkait tuntunan yang dimaklumatkan oleh PP Muhammadiyah tentang pengalihan hewan kurban menjadi zakat, PDM Kotabaru tetap melaksanakan maklumat tersebut. Akan tetapi hewan kurban yang sudah terlanjur terbeli tetap dilakukan penyembelihan dan daging hasil dari pemotongan hewan tersebut tetap ditasyarufkan ke masyarakat yang berhak menerima. (Mr/Muhammadiyah)


Back to Top