Wamenag Rencanakan Renovasi Puluhan KUA di DKI Jakarta

gomuslim.co.id – Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi berencana untuk merenovasi puluhan Kantor Urusan Agama yang ada di wilayah DKI Jakarta.

Pasalnya, Wamenag merasa prihatin dengan kondisi gedung KUA yang telah mengalami rusak berat. Diketahui, dari 44 gedung yang lokasinya tersebar di 5 wilayah kotamadya dan satu kabupaten administratif, ada 39 KUA (88,6%) yang kondisinya tidak layak.

Hal itu dipastikan Wamenag usai meninjau gedung KUA di Kebayoran Baru Jakarta Selatan dan KUA Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (3/8/2020). Ikut mendampingi, Direktur Bina KUA Muharam Marzuki, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Tarmizi Tohor, dan Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Syaiful Mujab.

"Kantor KUA tersebut rata-rata dibangun pada tahun 1992 oleh Pemda DKI Jakarta dan belum pernah dilakukan renovasi besar. Setelah kunjungan lapangan ini, saya ingin silaturahmi dengan Bapak Gubernur DKI Jakarta untuk membicarakan masalah ini. Semoga ada solusi dan jalan keluar yang baik dari permasalahan ini," ujar Wamenag.

 

Baca juga:

Pasca Penetapan Idul Adha, Wamenag Minta Warga Tetap Patuhi Protokol

 

Wamenag menilai, diskusi dengan Gubernur diperlukan karena kantor KUA tersebut dibangun di atas tanah Pemda DKI. Sehingga, Kantor Kemenag tidak bisa melakukan pembangunan, baik renovasi besar maupun renovasi total.

Sedangkan pada Peraturan Menteri Keuangan No. 138 Tahun 2019, dikatakan bahwa tidak membolehkan instansi membangun di atas tanah yang bukan miliknya. Karena layanan keagamaan menjadi tanggung jawab Kemenag sebagai instansi vertikal,  Pemda DKI tidak mengalokasikan anggaran perawatan dan renovasi KUA dalam APBD-nya.

Wamenag mengaku bahwa Pemda DKI Jakarta selama ini sangat mendukung program keagamaan, khususnya bidang pendidikan. Bantuan untuk guru madrasah, guru ngaji, merbot masjid, ustadz dan pengasuh pondok pesantren yang dialokasikan di APBD selama ini sangat besar.

"Untuk hal tersebut saya meyakini Bapak Gubernur DKI Jakarta pasti akan memberikan perhatian masalah kantor KUA ini," pungkasnya. (mga/Kemenag)

 

Baca juga:

Wamenag: Zakat Solusi Alternatif Penanggulangan Kemiskinan


Back to Top