Ritual Lempar Jumrah Lancar, Raja Salman Puji Pelaksanaan Ibadah Haji 2020

gomuslim.co.id – Raja Salman Arab Saudi memuji keberhasilan pelaksaan ibadah haji di tengah pandemi COVID-19. Ia pun berharap agar saat Idul Adha mendatang, wabah pandemi COVID-19 bisa berakhir.

Dilansir dari publikasi Arab News, Sabtu (1/8/2020), dalam sebuah pesan kepada negara yang disampaikan oleh Penjabat Menteri Media, Dr Majid Al-Qasabi, Raja Salman memuji upaya semua orang yang telah bertanggung jawab untuk mengatur haji dan memastikan keamanan kelompok kecil jemaah terpilih melaksanakan ibadah haji.

Para jemaah telah mengambil bagian dalam tahap akhir haji pada Jumat (31/7/2020) kemarin. Ketika umat Muslim di seluruh dunia menandai dimulainya liburan Idul Adha di tengah-tengah lockdown dan pembatasan karena virus yang mengganggu hampir setiap aspek dari ziarah dan perayaan tahun ini.

“Haji diadakan tahun ini dengan jumlah jemaah yang sangat sedikit dari berbagai negara. Ini untuk menekankan perlunya memegang ritual meskipun dalam keadaan sulit. Sementara harus tetap menjaga standar keselamatan tertinggi bagi peziarah untuk melakukan tugas mereka. Ritual dalam prosedur yang akan menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan mereka,” ujar Raja Salam dalam pidatonya.

“Kami menghargai kepercayaan tinggi saudara-saudara Muslim kami atas apa yang telah kami ambil dalam hal ini. Saya berharap Idul Adha ini menjadi tanda pertama yang menunjukkan baik untuk pembalikan pandemi COVID-19, dan menghilangnya segera,” lanjutnya.

"Saya berdoa agar semua acara Muslim selalu mengukuhkan persatuan mereka pada konsep cinta dan kebaikan dan mengekspresikan pesan Islam yang toleran yang mendorong komunikasi dan kerja sama dengan seluruh dunia untuk mencapai perdamaian dan stabilitas," harapnya.

 

Baca juga:

Musim Haji di Tengah Pandemi, Produksi Harian Masker di Saudi Meningkat

 

Raja Salman pun menunjukkan bahwa kerja sama Saudi dan ekspatriat dalam mengikuti tindakan pencegahan COVID-19 telah berkontribusi untuk mengurangi penyebaran virus.

Diketahui, jumlah kasus COVID-19 baru di Arab Saudi telah menurun untuk hari keenam berturut-turut. Ada 1.686 kasus baru yang dicatat dalam 24 jam serta 4.600 pemulihan baru dan 24 kematian baru.

Sedangkan pada Jumat kemarin, ada sekitar 1.000 jemaah yang dipilih untuk melakukan haji tahun ini, pindah dari Muzdalifah ke Mina di mana mereka menuju ke dinding Jamarat untuk ritual Rajam Simbol Iblis simbolis di mana kerikil dilemparkan pada yang terbesar dari tiga pilar, yang dikenal sebagai Jamarat Al-Aqabah.

Para jemaah kemudian melakukan perjalanan ke Mekah untuk melakukan Tawaf Al-Ifada (mengelilingi Ka'bah), bagian penting dari haji, di bawah langkah-langkah jarak sosial yang ketat.

Peziarah laki-laki mencukur rambut mereka atau memotong rambut mereka pada hari ketiga Haji (Idul Adha). Sementara peziarah perempuan memotong ujung rambut mereka dengan fasilitas yang telah disediakan oleh Kementerian Haji melalui situs layanan pencukuran yang aman virus di Mina.

Selain itu, upaya yang dilakukan oleh otoritas Saudi untuk memastikan kesehatan dan keselamatan peziarah telah memenangkan pujian global. Peziarah yang dipilih untuk melakukan tugas sekali seumur hidup menggambarkan pengalaman itu luar biasa.

Seorang ekspatriat Georgia yang tinggal di Kerajaan, Ruslan Margoshvili  mengatakan bahwa setelah menghabiskan Idul Adha saat melakukan haji bukan hanya satu perayaan, namun perayaan ganda. “Itu adalah hak istimewa untuk dipilih, menambahkan bahwa meskipun pembatasan COVID-19 organisasi ziarah berjalan dengan lancar,” ujar Ruslan.

Sedangkan seorang penduduk Makedonia di Kerajaan yang meninggalkan putrinya dan suaminya di Riyadh untuk melakukan haji pertamanya, Hamide Halimi, mengatakan, “Jamarat sangat mudah dan itu adalah cara melakukan semua ritual kami. Merayakan Idul Fitri dalam haji adalah istimewa bagi saya terutama karena ini adalah pertama kalinya saya, tetapi pengalaman yang saya peroleh lebih dari yang saya bayangkan,” pungkasnya. (mga/ArabNews)

 

Baca juga:

Pemerintah Saudi Fokuskan Keselamatan dan Kesehatan Jemaah Haji


Back to Top