Masya Allah, Empat Santri Ini Kompak Khatamkan Hafalan Alquran

gomuslim.co.id – Rumah Tahfidz Center (RTC) yang digagas PPPA Daarul Quran terus berupaya mencetak para penghafal Alquran (hafidz). Ada banyak cerita inspiratif dari perjalanan para hafidz dalam menghafal Alquran hingga khatam.

Salah satunya seperti kisah empat orang santri ikhwan Rumah Tahfidz Zaid bin Tsabit, Medan baru-baru ini. Keempat ikhwan angkatan pertama di Rumah Tahfidz tersebut telah menyelesaikan 30 juz hafalannya. Uniknya, para santri ini kompak untuk bersama-sama menyelesaikan hafalannya.

Keempat santri tersebut adalah Rizki Wijaya, Muammar Nabil Nasution, Ghali Syafiq, dan Rinaldi Syahputra.

Koordinator Daerah (Korda) Rumah Tahfidz Center (RTC) Sumatera Utara, Ustadz Muhammad Rifqie mengatakan, tekad dan doa keempatnya melahirkan kesuksesan yang disyukuri semua.

“Orang tua pun bangga mendengar kabar khatam mereka. Semoga Allah melimpahkan keberkahan pada santri dan seluruh donatur juga pengurus yang terlibat," ujar Ustadz Rifqie, Rabu (15/7/2020).

Sementara itu, Ustadz Ahmad Rojali, selaku pengasuh rumah tahfidz menyebutkan bahwa perjalanan empat sekawan dalam mengkhatamkan hafalan Qur'annya ini tidak mulus.

 

Baca juga:

Ingin Dirikan Rumah Tahfidz, Indri Semangat Belajar dan Menghafal Qur'an

 

“Banyak sekali ujian yang mereka lewati. Kawan-kawan mereka yang dulu sama-sama berjuang, satu per satu gugur di tengah jalan. Namun semangat keempat sekawan ini tak memudar. Putus asa tak bisa mengubah arah tujuan mereka yang satu. Yakni, menjadi Hafidz Qur'an. Tahun ini adalah tahun kedua mereka di Rumah Tahfidz, dan tepat di akhir-akhir masa dua tahun tersebut, mereka pun selesai menyetorkan 30 juz nya. Masya Allah," ujarnya bangga.

Ia melanjutkan, selepas khataman ini, santri-santri akan disiapkan untuk menjalani masa pengabdian dan melanjutkan cita-cita mereka.

"Itulah berkahnya  menghafal Alquran, tak ada yang tidak mungkin bagi mereka yang berkhidmat pada Qur’an. Ustadz Yusuf Mansur pernah menyampaikan, 'Alquran itu kan sumbernya ilmu. Jadi, kalau sudah fokus di Qur’an, mengincar apa saja insyaAllah dapat. Semua yang dicita-citakan insyaAllah bia diraih'," pungkas Ustadz Ahmad Rojali. (daarul quran)

 

Baca juga:

Milad ke-17, Ustaz Yusuf Mansur: Daarul Qur'an Lahir dari Perspektif


Back to Top