Masa Pandemi COVID-19, MUI Harap Pekurban Tidak Ambil Jatah Daging

gomuslim.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta umat Muslim yang mampu berkurban tahun ini agar tidak mengambil jatah daging kurban tersebut. Hal itu guna mengatasi kebutuhan pangan umat di tengah pandemi COVID-19.

"Mengingat begitu banyak dari umat Islam yang terpapar akibat pandemi COVID-19, maka sebaiknya daging-daging hewan kurban itu dibagikan kepada mereka secara merata. Berharap yang berkurban tidak usah lagi mengambil daging hewan kurban tersebut, walaupun boleh. Jadi karena ini khusus mengenai kondisi sedemikian rupa," jelas Wakil Ketua Umum MUI, KH Muhyiddin Junaidi di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2020).

Selain itu, KH Muhyiddin mengimbau dokter hewan memastikan kondisi kurban. Dia juga mengatakan hewan-hewan yang akan disembelih harus memenuhi kriteria ajaran agama Islam.

"Maka kita harus membuat tempat penyembelihannya sedemikian rupa, menjaga higienis kebersihan dan menjaga protokol kesehatan dan hewan-hewan yang akan disembelih itu harus memiliki kriteria sesuai ajaran agama Islam," ungkapnya.

 

Baca juga:

Peneliti IDEAS: Potensi Surplus Kurban Didominasi Daerah Perkotaan Pulau Jawa

 

"Dengan ini kami juga mengimbau kepada para dokter hewan untuk melakukan pengecekan terhadap hewan-hewan kurban yang akan disembelih sehingga tidak ada penyakit bawaan. Nah seperti itu," sambungnya.

Muhyiddin mengungkapkan MUI telah mengatur tata cara penyembelihan hewan kurban di tengah pandemi corona. Atas hal ini, ia berharap masyarakat yang memiliki rezeki berlebih dapat melakukan ibadah kurban di masa sulit seperti sekarang ini. 

"Majelis Ulama Indonesia sudah mengeluarkan panduan tentang penyembelihan hewan kurban tahun 2020. Antara lain disebutkan bahwa MUI berharap di tahun ini umat Islam terutama yang memiliki keleluasaan rezeki agar melakukan penyembelihan hewan kurban, berkurban," kata dia.

Sebelumnya, MUI resmi mengeluarkan fatwa tata cara penyembelihan hewan kurban di tengah pandemi COVID-19. Hal tersebut tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 36 Tahun 2020 yang menekankan pentingnya memperhatikan protokol kesehatan. (hmz/mui/dbs/dtk)

 

Baca juga:

Idul Adha 2020, MUI Bolehkan Daging Kurban Dibagikan dalam Bentuk Olahan


Back to Top