Masjid Sheikh Zayed UEA Hadirkan Layanan Tur dalam Bahasa Isyarat

gomuslim.co.id – Masjid Agung Sheikh Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) akan menyediakan layanan tur dalam bahasa isyarat, Senin (13/7/2020). Layanan ini dihadirkan guna memfasilitasi para pengunjung yang memiliki keterbatasan pendengaran.

Dilansir dari publikasi Khaleej Times, Selasa (14/7/2020), program baru Masjid Agung Sheikh Zayed diberi nama 'Rehaab Alhemam'. Program ini bertujuan mengintegrasikan orang-orang gigih dalam beberapa inisiatif dan kegiatan yang diselenggarakan pusat Masjid.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Masjid terhadap tanggung jawab sosial, dan kepercayaan dalam peran aktif di masyarakat.

Inisiatif pertama pusat dalam program ini mengalokasikan wisata budaya jarak jauh khusus dalam bahasa isyarat untuk komunitas tuna rungu, yang disiarkan langsung lewat Instagram baik dalam bahasa Arab, dan Inggris.

 

Baca juga:

Uni Emirat Arab Targetkan 200 Imam Masjid Asal Indonesia

 

Kegiatan ini juga berkoordinasi dengan Zayed Higher Organisation for People of Determination, Dubai Club for People of Determination, Sharjah City for Humanitarian Services dan UAE Deaf Association.

Melalui program ini, Pusat Masjid Agung Sheikh Zayed mengeksplorasi bahasa isyarat dalam bahasa Arab, dan Inggris sebagai saluran baru komunikasi budaya dengan orang-orang di berbagai budaya di seluruh dunia pada skala seluas mungkin.

Nantinya, seorang penerjemah menerjemahkan wisata budaya dalam bahasa isyarat, yang pada gilirannya mengkonsolidasikan visi masjid. Hal itu memungkinkan kategori tersebut untuk belajar tentang warisan yang kaya dari Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan yang membangun nilai-nilai dan gagasan kemanusiaan dalam masyarakat UEA.

Pusat Masjid Agung Sheikh Zayed sendiri saat ini tengah melatih dan memberdayakan orang-orang untuk berpartisipasi dalam menyediakan tur eksklusif khusus dalam bahasa isyarat.

Program ini memungkinkan mereka untuk berkontribusi dalam mendukung misi peradaban masjid, memperluas jembatan komunikasi lintas budaya, dan menyebarkan pesan toleransi, serta koeksistensi antara budaya dari Abu Dhabi ke dunia.

Inisiatif ini pun berasal dari visi kepemimpinan negara yang menganggap orang-orang dengan tekad kuat sebagai mitra aktif dan berpengaruh dalam proses pembangunan yang komprehensif. Selain itu, mereka juga bagian penting dari masyarakat yang tidak dapat diabaikan. (mga/KhaleejTimes)

 

Baca juga:

UAE Luncurkan Program Pelatihan Luar Angkasa untuk Pemuda Arab


Back to Top