Haji 2020, Saudi Bakal Denda Rp 38 Juta bagi Orang Masuk Makkah Tanpa Izin

gomuslim.co.id – Pemerintah Arab Saudi memberlakukan pembatasan jemaah pada musim haji 2020. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran coronavirus (COVID-19) di Kerajaan.

Karena itu, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi melarang orang-orang tanpa izin masuk ke situs suci Mina, Muzdalifah dan Arafat pada musim haji. Kerajaan pun akan mendenda orang yang masuk Makkah tanpa izin. Denda yang dikenai yaitu 10.000 Riyal atau sekitar Rp38,5 juta.

Dalam pernyataan Kementerian Dalam Negeri yang dilansir dari publikasi Saudi Press Agency, Selasa (14/7/2020), denda akan mulai berlaku pada 19 Juli sampai 2 Agustus. Denda akan naik dua kali lipat bagi warga yang melakukan pelanggaran ulang.

Sumber itu meminta semua warga dan penduduk untuk mematuhi instruksi mengenai musim haji tahun ini.

“Menekankan bahwa petugas keamanan akan mulai bertugas di semua jalan raya dan jalur menuju kota suci untuk mencegah pelanggaran dan mengawasi setiap upaya untuk memasuki wilayah tersebut selama periode tertentu," kata sumber tersebut.

 

Baca juga:

Imam Beijing Dukung Kebijakan Saudi Soal Haji 2020

 

Arab Saudi telah memutuskan untuk mengizinkan hanya sejumlah kecil jemaah haji domestik untuk melakukan haji tahun ini setelah wabah COVID-19.

Pihak berwenang mengonfirmasi mereka membatasi jumlah jemaah haji tahun ini sampai 10.000 sejalan dengan aturan keselamatan.

Kondisi kesehatan yang baik adalah kriteria utama untuk memungkinkan kinerja haji tahun ini. Hanya para ekspatriat yang berusia antara 20 dan 50 tahun yang tidak menderita penyakit kronis mana pun yang berhak mendaftar ziarah.

Haji merupakan rukun Islam yang kelima. Ibadah ini hukumnya wajib bagi Muslim yang mampu secara fisik maupun ekonomi setidaknya sekali seumur hidup. Tahun lalu, ada sekitar 2,5 juta peziarah asing dan domestik telah melaksanakan ibadah haji. (jms/spa/arabnews)

 

Baca juga:

Arab Saudi Saring Permintaan 160 Negara untuk Pemilihan Jemaah Haji


Back to Top